12 Kesalahan Dalam Berdiet dan Cara Menghindarinya

12 Kesalahan Dalam Berdiet dan Cara Menghindarinya

Kesalahan Diet Dapat Mempengaruhi Berat Badan
Kesalahan diet yang kecil dapat menggagalkan usaha terbaik Anda untuk dapat memakai kembali celana jeans favorit Anda. Jika timbangan badan tampaknya tidak berubah, atau berat badan Anda turun, namun kemudian naik kembali, maka ada kemungkinan Anda membuat salah satu dari 12 kesalahan diet dalam artikel ini.

Mengandalkan Crash Diet
Karena bertekad untuk menurunkan berat badan dengan cepat, Anda melakukan crash diet. Mungkin rencana Anda adalah untuk tidak makan apa-apa selain jeruk atau sup kubis setiap hari dan Anda memangkas kalori harian menjadi kurang dari 1.000. Hasilnya tentu saja, berat badan Anda menurun. Tetapi ketika Anda makan sedikit kalori, Anda melatih metabolisme tubuh Anda agar melambat. Setelah diet selesai, Anda memiliki tubuh yang membakar kalori lebih lambat, dan biasanya berat badan Anda kembali bertambah.

Tidak Sarapan Pagi
Melewatkan sarapan pagi tampaknya seperti cara sederhana untuk memotong kalori. Tapi hasilnya adalah menimbulkan rasa lapar yang besar sepanjang hari. Hal ini dapat menyebabkan ngemil mendadak dan makan dengan porsi besar saat makan siang, sehingga jumlah kalori melonjak naik. Padahal dengan sarapan yang tinggi protein dan serat, Anda bisa mengurangi rasa lapar sepanjang hari. Bahkan studi menunjukkan orang yang makan sarapan pagi setiap hari, lebih mungkin untuk menjaga berat badan yang sehat.

Sering / Banyak Makan Makanan Ringan
Mungkin Anda menghitung jumlah kalori yang dimakan setiap kali makan, tetapi bagaimana dengan camilan-camilan di antaranya? Misal sepiring kecil gorengan di meja Anda, sepotong kecil kue di pesta kantor, mencicipi es krim anak Anda dan sebagainya. Semua hal tersebut dapat menyabotase rencana diet Anda. Jika Anda serius dalam menghitung kalori, Anda mungkin ingin menggunakan buku catatan untuk mencatat setiap makanan yang Anda makan.

Tidak Ngemil Sama Sekali
Walaupun ngemil mendadak dan tidak direncanakan dapat membuat timbunan lemak di pinggang Anda, Namun ngemil yang direncanakan dapat memberikan efek sebaliknya. Orang yang makan makanan kecil dan makanan ringan beberapa kali sehari, lebih mungkin untuk mengontrol rasa lapar dan menurunkan berat badan. Ngemil membantu menjaga metabolisme Anda di tingkat tinggi, terutama jika makanan ringannya kaya protein. Pilihan makanan tinggi protein yang baik adalah kacang-kacangan, dan penelitian menunjukkan orang-orang yang mengemil kacang, cenderung lebih ramping dibandingkan orang lain yang tidak mengemil kacang.

Terlalu Banyak Makan Makanan Rendah Lemak
Produk makan rendah lemak dapat memainkan peran penting dalam rencana diet Anda. Namun perlu diingat bahwa makanan rendah lemak tidaklah sama dengan rendah kalori, dan bukan berarti Anda bisa bebas mengambil porsi kedua dan ketiga. Jika Anda banyak makan kue rendah lemak, maka Anda mungkin konsumsi lebih banyak kalori dibandingkan jika Anda makan sepotong kecil kue biasa. Cara terbaik untuk mengetahui berapa banyak kandungan lemak, gula, dan kalori yang Anda dapatkan adalah dengan memeriksa label nutrisinya.

Terlalu Banyak Minum Minuman Berkalori
Ketika menghitung kalori, banyak dari kita cenderung mengabaikan kandungan kalori yang ada di minuman. Hal ini merupakan kesalahan yang besar, karena ada beberapa kopi dan minuman beralkohol memiliki lebih dari 500 kalori. Bahkan kalori di jus buah dan soda bisa menambah konsumsi kalori dengan cepat. Yang lebih buruk lagi adalah asupan kalori dari minuman tidak membuat rasa lapar berkurang, sehingga Anda tidak akan makan lebih sedikit setelah minum minuman berkalori tinggi.

Terlalu Sedikit Minum Air Putih
Hal ini adalah salah satu kesalahan diet yang paling sederhana untuk diperbaiki. Air sangat penting untuk membakar kalori. Jika Anda membiarkan diri Anda dehidrasi, maka metabolisme tubuh menurun dan itu berarti penurunan berat badan lebih lambat. Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang minum air delapan gelas atau lebih per hari, membakar lebih banyak kalori dibanding mereka yang kurang minum air. Jadi cobalah untuk menambahkan segelas air setiap kali makan dan ngemil.

Menghindari Konsumsi Susu
Susu tinggi lemak, keju, dan es krim adalah makanan pantangan bagi banyak pelaku diet, tetapi menghindari konsumsi susu sama sekali dapat menjadi kontraproduktif terhadap diet Anda. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tubuh membakar lebih banyak lemak ketika mendapat cukup kalsium dan menghasilkan lebih banyak lemak ketika tubuh kekurangan kalsium. Konsumsi suplemen kalsium tampaknya tidak menghasilkan manfaat yang sama, sehingga susu mungkin memiliki senyawa lain yang mempengaruhi kondisi tersebut. Jadi tetap pilih susu rendah lemak atau tanpa lemak.

Membeli Makanan Cepat Saji
Membeli makanan cepat saji setelah hari yang sibuk memang memudahkan dan Anda selalu dapat memesan salad atau pilihan sehat lainnya. Tetapi ketika Anda berada di sana, apakah Anda bisa menolak milkshake atau makanan enak lainnya? Dan jika Anda membiarkan diri terlena akan kemudahan makanan cepat saji, maka hal itu bisa menjadi kebiasaan. Menurut salah satu penelitian jangka panjang, orang yang mengkonsumsi makanan cepat saji lebih dari dua kali seminggu, bertambah berat badan 10 kilogram lebih banyak dibanding mereka yang mengkonsumsi kurang dari sekali seminggu.

Menimbang Berat Badan Setiap Hari
Menimbang berat badan setiap hari adalah resep untuk frustrasi dan hal ini tidak menghasilkan informasi yang berguna. Yang lebih penting adalah untuk melihat tujuan jangka panjang dan menimbang berat badan mingguan. Jika tujuan Anda adalah untuk kehilangan 1 atau 2 kg dalam seminggu, maka Anda akan puas melihat penurunan berat badan ketika Anda menimbang berat badan. Hasilnya lebih memotivasi Anda daripada perubahan naik turun membingungkan yang dapat menyertai ketika menimbang berat badan setiap hari.

Menetapkan Tujuan Yang Tidak Realistis
Menetapkan tujuan untuk kehilangan 20 kg dalam minggu pertama adalah mengatur diri Anda untuk gagal. Jika Anda tahu bahwa Anda tidak akan mampu melakukannya, maka Anda mungkin tidak pernah memulai diet Anda. Jadi jika Anda berdiet dan kehilangan 5 kg dalam seminggu, maka Anda bukannya merayakan keberhasil, namun Anda mungkin merasa berkecil hati karena tujuannya tidak tercapai. Tujuan yang realistis sangat penting untuk diet yang sukses. Jika Anda tidak yakin mengenai tujuan diet Anda, sebaiknya konsultasi dan bicarakan dengan ahli gizi.

Menghindari Olahraga
Ketika Anda tidak berolahraga, Anda menempatkan seluruh beban penurunan berat badan pada diet Anda. Jika Anda menjadi lebih aktif, Anda bisa makan lebih banyak hal-hal yang Anda sukai dan masih dapat menurunkan berat badan. Kuncinya adalah menemukan latihan yang Anda nikmati. Jika treadmill tampaknya membosankan, cobalah renang, balet, bersepeda, atau tenis meja. Semua olahraga tersebut membakar kalori lebih banyak daripada berjalan. Luangkan waktu Anda di berbagai kegiatan sampai Anda menemukan satu kegiatan yang ingin Anda lakukan setiap harinya.

Sumber: WebMD

Artikel terkait:
22 Tips Agar Sukses Berdiet
Diet DASH untuk Kesehatan Jantung Anda

1 Komentar untuk “12 Kesalahan Dalam Berdiet dan Cara Menghindarinya”

Komentar

  • (will not be published)

 

E-Klinik E-Klinik