Apa Itu Anosmia?

Apa Itu Anosmia(Image courtesy of adamr / freedigitalphotos.net)

Anosmia adalah hilangnya indera penciuman. Kondisi ini bisa gejala dari masalah kesehatan lain atau beridiri sendiri (tidak terkait dengan masalah kesehatan lain). Kondisi ini dapat berlangsung singkat, seperti ketika hidung Anda tersumbat karena pilek, atau bisa juga permanen.

Beberapa orang mengalami berkurangnya indera penciuman, yang disebut hyposmia. Orang-orang tersebut mungkin dapat mencium beberapa aroma tertentu, sedangkan aroma yang lain tidak dapat dicium, atau aromanya mungkin berbeda dari biasanya.

Bagaimana Anosmia Mempengaruhi Hidup Anda ?

Indera penciuman terkait erat dengan Indera pengecap. Jika Anda tidak dapat mencium aroma makanan, Anda mungkin juga mengalami kesulitan mengecap makanan. Hal ini bisa mengakibatkan Anda tidak cukup makan dan menurunkan berat badan,  Anda juga mungkin tidak cukup mendapatkan nutrisi yang diperlukan tubuh.

Anosmia dapat mempengaruhi suasana hati Anda, sehingga dapat membuat Anda merasa sedih atau tertekan. Hal ini karena aroma dari makanan, bunga, dan hal-hal lain itu menambah kegembiraan hidup kita.

Berkurangnya indera penciuman juga bisa berbahaya, misalnya: Anda tidak dapat mencium gas bocor atau asap kebakaran.

Apa Penyebab Anosmia?

Seiring bertambahnya usia, indera penciuman atau pengecap pada banyak orang berkurang. Tetapi kurangnya kemampuan indera penciuman biasanya disebabkan oleh cedera atau masalah kesehatan. Anosmia bisa jangka pendek dan membaik ketika masalah kesehatan yang dialami teratasi. Tetapi kadang-kadang anosmia dapat permanen .

Anosmia dapat disebabkan oleh :

  • Pilek atau sinusitis.
  • Alergi musiman.
  • Merokok.
  • Beberapa obat-obatan.
  • Cedera kepala.
  • Beberapa masalah otak, seperti stroke, penyakit Alzheimer, atau tumor.

Bagaimana Mendiagnosis Anosmia?

Dokter mendiagnosa kurangnya kemampyan indera penciuman dengan:

  • Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga.
  • Uji kepala, leher, dan hidung.

Dalam beberapa kasus, mungkin juga dilakukan:

  • Ujicoba untuk mengetahui apakah Anda dapat mencium aroma atau bau tertentu.
  • Tes darah untuk mencari kekurangan vitamin atau masalah kesehatan lainnya.
  • MRI atau CT scan untuk mencari masalah di otak Anda.

Bagaimana Mengobati Anosmia?

Pengobatan yang diberikan tergantung pada apakah penyebabnya dapat membaik sendiri atau diperbaiki. Indra penciuman Anda seharusnya pulih jika penyebabnya membaik, misalnya: pilek yang menyebabkan kurangnya kemampuan penciuman ini membaik atau jika Anda berhenti minum obat yang menyebabkan Anda tidak dapat mencium aorma.

Jika terdapat cedera, penyakit, atau operasi yang menyebabkan kerusakan pada saraf pengendali indra penciuman, mungkin indera penciuman Anda tidak dapat pulih. Atau indra penciuman mungkin pulih, tetapi mungkin berbeda dari sebelumnya. Terkadang indera penciuman akan pulih dengan sendirinya .

Sumber: WebMD

4 Komentar untuk “Apa Itu Anosmia?”

  1. Erna sari

    ayah saya mengalami anosmia sampai sekarang ia tidak bisa mencium bau apapun bagai mana cara penyembuhanya?

    Reply
    • admin

      Selamat Pagi,

      Terima kasih sudah mengunjungi Dokita. Maaf jawaban kami agak lama.
      Dari data yang disampaikan, perlu dipastikan dulu sumber masalahnya, baru dapat dipastikah tata cara pengelolaaannya. Kami sarankan sebaiknya segera periksa ke dokter spesialis THT untuk evaluasi.

      Maaf, untuk tanya jawab kesehatan Dokita selanjutnya, akan dijawab melalui aplikasi Android kami. Mohon dapat di unduh dan registrasi untuk mengirim pertanyaan di: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.andtechnology.dokterkita
      Terima kasih

      Salam Sehat Selalu,

      Tim Dokita.
      Jangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

      Reply
  2. R Gustin Yuli Puryani

    Usia saya 20thn

    Sejak saya SMP saya baru menyadari indra penciuman saya tidak berfungsi sama sekali, saya belum pernah melakukan pemeriksaan ke dokter dan apakah masih bisa disembuhkan ?

    Terima Kasih

    Reply
    • admin

      Selamat Siang,

      Terima kasih sudah mengunjungi Dokita.
      Dari data yang disampaikan, perlu dipastikan sumber masalahnya, misal apakah kelainan di hidung dan organ sekitar atau ada gangguan saraf penciuman. Hal ini karena pengelolaannya berbeda tergantung dari gangguannya. Untuk memastikan, kami sarankan segera periksa ke dokter spesialis THT untuk evaluasi.

      Salam Sehat Selalu,

      Tim Dokita.
      Jangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

      Reply

Komentar

  • (will not be published)

 

E-Klinik E-Klinik