Apa Yang Terjadi Pada Uterine Fibroid dan Kapan Waktunya Periksa Ke Dokter?

Apa Yang Terjadi Pada Uterine Fibroid dan Kapan Waktunya Periksa Ke Dokter(Image source from bidmc.org)

\r\n\r\n

Apa Yang Terjadi?

\r\nUterine Fibroid dapat tumbuh pada dinding bagian dalam rahim, atau dalam dinding otot rahim, atau pada dinding luar rahim. Fibroid dapat mengubah bentuk rahim seiring pertumbuhan fibroid. Seiring waktu berlalu, ukuran, bentuk, lokasi, dan gejala-gejala fibroid dapat berubah.\r\n\r\nDengan bertambahnya usia wanita, mereka lebih cenderung memiliki uterine fibroid, terutama dari usia 30-an dan 40-an menuju menopause (sekitar usia 50 tahun). Uterine Fibroid bisa tetap sama selama bertahun-tahun dengan sedikit atau tanpa gejala, atau bisa juga secara tiba-tiba, tumbuh dengan cepat.\r\n\r\nFibroid tidak tumbuh sebelum dimulainya menstruasi (pubertas). Fibroid kadang-kadang tumbuh membesar selama trimester pertama kehamilan, dan biasanya menyusut selama sisa masa kehamilan. Setelah menopause, ketika tingkat hormon wanita menurun, fibroid biasanya menyusut dan tidak kambuh kembali.\r\n\r\nUterine Fibroid biasanya tidak umum menimbulkan komplikasi. Beberapa komplikasi uterine fibroid antara lain :\r\n

    \r\n
  • Anemia akibat perdarahan berat.
  • \r\n

  • Penyumbatan saluran kemih atau usus, jika fibroid menekan saluran kemih atau usus.
  • \r\n

  • Infertilitas, terutama jika fibroid tumbuh di dalam rahim dan mengubah bentuk rahim atau tuba falopi.
  • \r\n

  • Sakit punggung bawah yang berkelanjutan atau perasaan ada tekanan di perut bagian bawah (tekanan panggul).
  • \r\n

  • Infeksi atau kerusakan jaringan uterine fibroid.
  • \r\n

\r\nFibroid dapat menyebabkan masalah selama kehamilan, antara lain :\r\n

    \r\n
  • Perlunya operasi caesar untuk kelahiran. Ini adalah efek paling umum dari fibroid pada kehamilan.
  • \r\n

  • Persalinan dan kelahiran prematur.
  • \r\n

  • Keguguran. Hal ini dapat terjadi ketika fibroid terletak di dalam rahim.
  • \r\n

  • Rasa nyeri selama trimester kedua dan ketiga.
  • \r\n

  • Posisi janin yang abnormal, seperti posisi sungsang pada saat lahir.
  • \r\n

  • Masalah plasenta.
  • \r\n

\r\n

Apa Yang Meningkatkan Resiko Seorang Wanita Menderita Uterine Fibroid?

\r\nFaktor-faktor yang meningkatkan risiko seorang wanita menderita uterine fibroid antara lain :\r\n

    \r\n
  • Usia. Fibroid menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia, terutama dari usia 30-an dan 40-an menuju menopause. Setelah menopause, fibroid biasanya menyusut.
  • \r\n

  • Riwayat keluarga. Resiko Anda meningkat jika Anda memiliki anggota keluarga yang menderita fibroid.
  • \r\n

  • Etnis. Perempuan kulit hitam lebih mungkin untuk mengembangkan fibroid dibandingkan wanita kulit putih.
  • \r\n

  • Obesitas.
  • \r\n

\r\n

Kapan Waktunya Periksa Ke Dokter?

\r\nSebaiknya temui dan konsultasikan dengan dokter jika Anda ada kemungkinan mengalami gejala-gejala gangguan uterine fibroid, antara lain :\r\n

    \r\n
  • Perdarahan menstruasi yang berat.
  • \r\n

  • Terjadi perubahan nyeri menstruasi, dari yang relatif bebas rasa nyeri menjadi nyeri selama 3 sampai 6 bulan terakhir.
  • \r\n

  • Sering buang air kecil yang menyakitkan, atau ketidakmampuan untuk mengendalikan aliran urin.
  • \r\n

  • Terjadi perubahan lama siklus menstruasi Anda selama 3 sampai 6 siklus menstruasi.
  • \r\n

  • Nyeri baru yang persisten atau berat di perut bagian bawah atau panggul.
  • \r\n

\r\n

Observasi dengan Waspada

\r\nAnda mungkin hanya perlu melakukan pemeriksaan fibroid ketika melakukan pemeriksaan ginekologi tahunan, kecuali jika Anda mengalami gejala-gejala yang mengganggu atau berat.\r\n\r\nSelama kehamilan, dokter akan memeriksa perubahan ukuran dan posisi fibroid.\r\n

Periksa Kemana?

\r\nUterine Fibroid dapat didiagnosis dan diobati oleh salah satu profesional kesehatan berikut :\r\n

    \r\n
  • Dokter keluarga
  • \r\n

  • Ginekolog
  • \r\n

  • Dokter Internis
  • \r\n

  • Perawat praktisi
  • \r\n

  • Asisten dokter
  • \r\n

\r\nNamun, Anda mungkin perlu periksa ke dokter kandungan untuk pengujian atau perawatan lebih lanjut.\r\n\r\nSumber: WebMD

1 Komentar untuk “Apa Yang Terjadi Pada Uterine Fibroid dan Kapan Waktunya Periksa Ke Dokter?”

Komentar

  • (will not be published)