Apakah Asma?

Asma adalah penyakit kronis saluran pernapasan yang membuat sulit bernapas. Dengan asma, ada peradangan di saluran pernapasan yang mengakibatkan penyempitan sementara saluran pernapasan yang membawa oksigen ke paru-paru. Hal ini menyebabkan gejala asma, termasuk batuk, mengi, sesak napas, dan sesak dada. Beberapa orang menyebut asma sebagai “asma bronkial.”

\r\n

Meskipun ada pengobatan yang secara ajaib mengobati gejala asma, asma tetap masalah serius, bahkan berbahaya. Penyakit ini mempengaruhi lebih dari 25 juta orang Amerika dan menyebabkan hampir 2 juta kunjungan ke ruang gawat darurat per tahun. Dengan pengobatan asma yang tepat, Anda dapat hidup baik dengan kondisi ini. Namun pengobatan asma yang tidak memadai akan membatasi kemampuan untuk berolahraga dan aktif. Asma yang terkontrol dengan buruk, dapat menyebabkan beberapa kunjungan ke ruang gawat darurat, bahkan masuk ke rumah sakit, sehingga dapat mempengaruhi kinerja Anda di rumah dan tempat kerja.

\r\n\r\nAda tiga ciri utama dari asma:\r\n\r\n1. Halangan Saluran Pernapasan. Saat bernafas normal, pita otot yang mengelilingi saluran pernapasan dalam kondisi santai, dan udara dapat bergerak bebas. Namun pada orang dengan asma, zat penyebab alergi dan pemicu lingkungan membuat pita otot di sekitar saluran pernapasan mengetat, dan udara tidak dapat bergerak bebas. Kurangnya udara menyebabkan seseorang merasa sesak napas, dan udara yang bergerak melalui saluran pernapasan yang mengetat menyebabkan suara siulan yang dikenal sebagai mengi.\r\n

\r\n(Untungnya, penyempitan saluran pernapasan ini dapat dibalik, sebuah ciri yang membedakan asma dengan penyakit paru lain seperti bronkitis atau emfisema.)\r\n

2. Peradangan. Penderita asma memiliki saluran bronkial merah dan bengkak. Peradangan ini diduga berkontribusi besar terhadap kerusakan jangka panjang ke paru-paru yang disebabkan oleh asma. Oleh karena itu, mengobati peradangan ini merupakan kunci untuk mengelola asma dalam jangka panjang.

\r\n

3. Saluran Pernapasan yang Sensitif. Saluran pernapasan penderita asma sangat sensitif. Saluran pernapasan cenderung bereaksi berlebihan dan mempersempit yang disebabkan hanya karena sedikit pemicu seperti serbuk sari, bulu binatang, debu, atau asap.

\r\nSerangan Asma pada Orang Dewasa\r\n

Asma dapat terjadi pada usia berapapun, walaupun asma lebih umum pada individu muda (di bawah usia 40 tahun).

\r\n

Orang yang memiliki riwayat keluarga asma, memiliki risiko lebih tinggi untuk terserang penyakit asma. Alergi dan asma sering terjadi bersama-sama. Merokok dan asma merupakan kombinasi berbahaya, walau begitu masih umum dilakukan.

\r\n

Namun, siapa pun dapat terserang asma setiap saat, dan serangan asma pada orang dewasa sering terjadi. Jika Anda memiliki gejala asma, silakan berbicara dengan dokter Anda. Jika Anda memiliki serangan asma pada orang dewasa, dokter Anda akan menginstruksikan Anda menggunakan inhaler asma dan obat asma lain untuk mencegah masalah pernapasan lebih lanjut.

\r\nAsma pada Anak-anak\r\n

Asma saat ini semakin umum di kalangan anak-anak. Hampir satu dari 10 anak-anak Amerika sekarang memiliki asma, kenaikan yang tajam dan saat ini ilmuwan masih mencari tahu penyebab. Diperkirakan 6,5 juta anak di bawah usia 18 (8,9%) sekarang ini didiagnosis dengan penyakit asma. Tingkat asma pada anak telah meningkat lebih dari dua kali lipat sejak tahun 1980, menurut CDC.

\r\n

Gejala asma dapat berbeda dari waktu ke waktu dalam anak yang sama. Tanda dan gejala asma yang perlu diperhatikan meliputi:

\r\n\r\n

    \r\n
  • Sering batuk, yang mungkin terjadi selama bermain, pada malam hari, atau saat tertawa. Sangat penting untuk mengetahui bahwa batuk dengan asma mungkin satu-satunya gejala yang tampak.
  • \r\n

  • Kurang energi saat bermain
  • \r\n

  • Cepat bernapas
  • \r\n

  • Keluhan sesak dada atau “sakit” dada”
  • \r\n

  • Suara siulan saat menarik napas ke dalam atau keluar. Suara siulan ini disebut mengi.
  • \r\n

  • Gerakan jungkat-jungkit di dada akibat sesak napas. Gerakan ini disebut retraksi.
  • \r\n

  • Sesak napas, kesulitan bernapas
  • \r\n

  • Otot leher dan dada mengencang
  • \r\n

  • Merasa lemah atau lelah
  • \r\n

\r\nPenyebab dan Pemicu Asma\r\nPenderita asma memiliki saluran udara yang sangat sensitif yang bereaksi terhadap berbagai hal di lingkungan yang disebut “pemicu asma”. Kontak dengan pemicu asma menyebabkan gejala asma untuk mulai atau memburuk. Berikut ini adalah pemicu-pemicu umum untuk asma:\r\n

    \r\n
  • Infeksi seperti sinusitis, pilek, dan flu
  • \r\n

  • Alergen seperti serbuk sari, spora jamur, bulu hewan peliharaan, dan tungau debu
  • \r\n

  • Iritasi seperti bau yang kuat dari parfum atau larutan pembersih, dan polusi udara
  • \r\n

  • Asap tembakau
  • \r\n

  • Latihan, yang disebut asma akibat olahraga
  • \r\n

  • Cuaca, perubahan suhu dan / atau kelembaban, udara dingin
  • \r\n

  • Emosi yang kuat seperti kecemasan, tawa atau menangis, stres
  • \r\n

  • Obat-obatan, seperti penderita asma yang sensitif dengan aspirin
  • \r\n

\r\nSerangan Asma\r\n

Serangan asma adalah dengan tiba-tiba memburuknya gejala asma. Ketika serangan asma, saluran pernapasan Anda mengencang, membengkak, atau terisi dengan lendir. Gejala umumnya termasuk:

\r\n\r\n

    \r\n
  • Batuk, terutama pada malam hari
  • \r\n

  • Mengi (suara siulan bernada tinggi saat bernapas keluar)
  • \r\n

  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • \r\n

  • Dada terasa sesak, nyeri, atau tekanan
  • \r\n

\r\n

Tidak setiap orang dengan asma memiliki gejala yang sama dari serangan asma. Anda mungkin tidak memiliki semua gejala, atau Anda mungkin memiliki gejala yang berbeda pada waktu yang berbeda. Gejala Anda mungkin juga bervariasi dari satu serangan asma ke yang berikutnya, menjadi ringan selama satu serangan dan parah sewaktu yang lain.

\r\nStatus Asthmaticus (Serangan Asma yang parah)\r\n

Serangan asma yang berkepanjangan yang tidak merespon terhadap pengobatan dengan bronkodilator adalah darurat medis. Para dokter menyebut serangan-serangan berat ini “status asthmaticus” dan mereka memerlukan perawatan darurat segera.

\r\n

Diagnosis dan Pengobatan Asma\r\nJika Anda menduga bahwa Anda memiliki asma, segera bertemu dengan dokter spesialis asma Anda. Ia dapat memeriksa Anda dan menjalankan tes untuk asma untuk menentukan apakah Anda memilikinya.

\r\n

Jika diagnosis asma telah diperoleh, ada banyak pengobatan asma yang tersedia untuk membuat Anda merasa lebih baik dan memperbaiki masalah mendasar yang menyebabkan asma.

\r\n

Sumber: WebMD

16 Komentar untuk “Apakah Asma?”

    • admin

      Selamat Pagi,\n\nTerima kasih sudah mengunjungi Dokita.\nMaaf, kami kurang mengerti pertanyaan Anda. Dimana Anda mendapatkan istilah genogram? Mungkin bisa lebih diperjelas pertanyaannya?\nTerima kasih.\n\nSalam Sehat Selalu,\n\nTim Dokita.

      Reply
  1. difan

    dok kenapa saya kalo tidur hidung saya suka mangpet sebelah kadang sebelah kiri kadang sebelah kanan , dan saya punya riwayat penyakit asma , apakah ada hubunganya

    Reply
    • admin

      Selamat Siang,\n\nTerima kasih sudah mengunjungi Dokita.\nDari data yang disampaikan, sangat mungkin Anda menderita Rhinitis Vasomotorik yang berkaitan dengan faktor alergi. Faktor psikis diduga ikut berperan juga. Kami sarankan segera periksa ke dokter spesialis THT untuk evaluasi dan mendapatkan obat yang akurat.\n\nSalam Sehat Selalu,\n\nTim Dokita.

      Reply
  2. jemmy

    selamat sore…\r\n\r\nKenapa dada sy sebelah kiri selalu terasa nyeri….kalau sy menghirup asap rokok atau asap….\r\n\r\nthanks

    Reply
    • admin

      Selamat Pagi,\n\nTerima kasih sudah mengunjungi Dokita.\nDari data yang disampaikan, perlu dicermati nyeri bersumber dari jantung atau paru. Karena itu kami sarankan segera lakukan pemeriksaan EKG dan Rofoto (Rontgen foto) paru dan berobat ke dokter untuk dievaluasi.\n\nSalam Sehat Selalu,\n\nTim Dokita.

      Reply
  3. ndtan

    dok. . . kenapa didada saya terasa seperti ditekan dan saya merasakan bahwa udara dapat masuk ke paru2 saya tetapi tidak dapat keluar dengan sempurna. .seperti ada sisa udara di dalam paru2 saya rasa nya sakit sekali?

    Reply
    • admin

      Selamat Siang,\n\nTerima kasih sudah mengunjungi Dokita.\nBila menarik nafas tidak masalah, tapi saat mengeluarkan nafas terasa berat, itu malah mengindikasikan adanya kemungkinan gangguan asma yang didasari alergi.\nSaran kami, coba berobat ke dokter spesialis paru terdekat untuk evaluasi dan kalau perlu rontgen foto paru.\\nCoba baca artikel tentang asma untuk menambah informasi: http://dokita.co/blog/apakah-asma\n\nSalam Sehat Selalu,\n\nTim Dokita.\nJangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

      Reply
  4. remita

    dok, ko saya suka batuk di saat suhu udara yang dingin dan menghirup asap roko ya? rasa batuknyapun berbeda dengan batuk seperti biasanya dan satu lagi, saya kalau di sekolah sering sekali ketawa bahkan sampai perut saya kesakitan,, apakah itu dapat menyebabkan penyakit asma ya dok?

    Reply
    • admin

      Selamat Sore,\n\nTerima kasih sudah mengunjungi Dokita.\nKalau batuknya karena udara dingin atau berasap, biasanya itu batuk alergi dan sumber alerginya harus dihindari. Jika faktor alerginya berat, maka seringkali penderitanya bisa mengalami sesak nafas seperti orang yang menderita asma. Karena asma dasarnya sering muncukl pada orang-orang yang memiliki faktor alergi. \nKalau perut sakit setelah tertawa, itu mungkin karena otot perutnya saja yang kontraksi. \n\nSalam Sehat Selalu,\n\nTim Dokita.\nJangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

      Reply
  5. ENA

    dok , kemarin dada sebelah kanan saya terasa sangat sesak , narik nafas ga bisa panjang tapi ngeluarin bisa . awalnya sih batuk . trus kalo dingin saya emang suka batuk . itu kenapa ya ? apakah asma ?

    Reply
    • admin

      Selamat Siang,\n\nTerima kasih sudah mengunjungi Dokita. Maaf jawaban kami agak lama.\nDari data yang disampaikan, sangat mungkin akibat alergi terhadap suhu dingin. Penyebab lain adalah ada radang kronis saluran nafas (bronkitis), atau awal dari asthma. Untuk kepastian, kami sarankan sebaiknya segera periksa ke dokter spesialis paru untuk evaluasi dan kalau perlu Rofoto (Rontgen foto) paru dan tes spirometri.\n\nMaaf, untuk tanya jawab kesehatan Dokita selanjutnya, akan dijawab melalui aplikasi Android kami. Mohon dapat di unduh dan registrasi untuk mengirim pertanyaan di: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.andtechnology.dokterkita\nTerima kasih\n\nSalam Sehat Selalu,\n\nTim Dokita.\nJangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

      Reply
  6. Yholanda

    Dok,\r\nSesak saya ini\r\nSaat menghirup tapi seperti terasa tersumbat\r\nDan dadz saya jadi sedikit sakit, dan terasa capek bernafas, karena seperti ngos-ngosan nafas saya

    Reply
    • admin

      Selamat Pagi,\n\nTerima kasih sudah mengunjungi Dokita. Maaf jawaban kami agak lama.\nApakah Anda sedang pilek? Kalau ya, bisa saja hidung tersumbat karena pilek. Sebab, kalau pada asma, biasanya sesak pada saat membuang nafas keluar. \nKemungkinan lain, bisa juga Anda badannya tidak bugar sehingga nafasnya jadi sering ngos-ngosan karena tidak terlatih. Untuk ini, kami sarankan agar olahraga yang bersifat aerobik 3 kali seminggu dengan teratur, masing-masing selama 30-45 menit.\n\nMaaf, untuk tanya jawab kesehatan Dokita selanjutnya, akan dijawab melalui aplikasi Android kami. Mohon dapat di unduh dan registrasi untuk mengirim pertanyaan di: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.andtechnology.dokterkita\nTerima kasih\n\nSalam Sehat Selalu,\n\nTim Dokita.\nJangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

      Reply
  7. Annisa Afiani

    Selamat pagi dok, \r\nsaya mau tanya, saya selalu merasa dadanya sakit dan sesak sampai tidak bisa berbicara diawali dengan batuk berdahak jika terkena dingin, baik AC, hujan bahkan ketika mengonsumsi minuman dingin saya langsung sesak. Begitu pula jika kelelahan maka saya langsung sesak lagi. Saat sekolah setelah olahraga lari saya beberapa kali sesak dan mendapatkan bantuan oksigen, dan pernah saat saya di perjalanan naik motor malam hari saya sesak nafas sampai tidak bisa bicara dan seluruh badan gemetar. Apakah itu merupakan gejala asma dok? Terima Kasih.

    Reply
    • admin

      Selamat malam,\n\nTerima kasih sudah mengunjungi Dokita.\nSesak memang adalah salah satu gejala asthma, namun kalau disertai nyeri dada maka perlu dicermati pemicu lain, misalnya gangguan fungsi jantung. Untuk kepastian kami sarankan sebaiknya segera periksa ke dokter spesialis paru untuk evaluasi dan kalau perlu lakukan Rofoto (Rontgen foto) paru, tes spirometri dan rekam EKG.\n\nMaaf, untuk tanya jawab kesehatan Dokita selanjutnya, akan dijawab melalui aplikasi Android kami. Mohon dapat di unduh dan registrasi untuk mengirim pertanyaan di: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.andtechnology.dokterkita\nTerima kasih\n\nSalam Sehat Selalu,\n\nTim Dokita.\nJangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

      Reply

Komentar

  • (will not be published)