Batasi Makanan Tinggi Lemak Bagi Anak Anda

Batasi Makanan Tinggi Lemak Bagi Anak Anda(Image courtesy of tiverylucky / freedigitalphotos.net)

Sekarang ini orang tua semakin terbiasa dengan gagasan bahwa ada makanan tertentu bagi anak-anak yang harus mereka dorong untuk dimakan dan ada juga makanan lain yang harus dihindari.

Beberapa makanan yang biasanya dianggap sebagai bagian dari pola makan yang sehat adalah:

  • Makanan yang rendah lemak, rendah lemak jenuh , dan rendah kolesterol.
  • Makanan yang tinggi serat, termasuk makanan whole grain, sayuran dan buah-buahan
  • Makanan yang mengandung gula dan garam dalam jumlah sedikit.
  • Makanan yang kaya kalsium untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian anak.
  • Makanan yang kaya zat besi untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian anak

Tentu saja anak juga harus menghindari banyak makanan yang tinggi lemak dan berkalori tinggi. Anak-anak perlu lemak dalam diet mereka, tetapi secara umum jumlah lemaknya hanya sekitar 30% dari kalori harian anak, serta sebagian besar harus merupakan lemak tak jenuh.

Label makanan dan % Nilai harian didasarkan pada kebutuhan gizi orang dewasa, sehingga jumlah lemak yang dibutuhkan rata-rata orang dewasa setiap hari adalah sekitar 65 gram. Nilai ini lebih dari cukup untuk anak umur lima tahun karena mereka hanya membutuhkan sekitar 1400 kalori dan 45 gram lemak setiap hari. Walaupun begitu, Anda masih dapat menggunakan label makanan dan % Nilai harian untuk lemak sebagai panduan ketika memilih makanan rendah lemak bagi anak-anak Anda.

Makanan Tinggi Lemak

Orang tua sering diberitahu untuk memilih makanan rendah lemak, tetapi mungkin lebih mudah untuk menghindari beberapa makanan tinggi lemak yang populer bagi anak-anak Anda.

Langkah berikut yang adalah belajar cara mengenali makanan yang tinggi atau rendah lemak. Penting untuk membaca label makanan, dan mulai memilih makanan yang rendah lemak.

Secara umum, makanan yang tinggi lemak total akan mengandung lebih dari 13 gram atau 20 % Nilai Harian (atau kebutuhan sehari-hari) lemak per porsi. Sedangkan makanan rendah lemak biasanya akan mengandung sekitar kurang dari 3 gram atau 5 % Nilai harian lemak per porsi.

Makanan-makanan tinggi lemak umum yang dapat dicari makanan alernatif rendah lemak atau hanya untuk dimakan secukupnya adalah :

  • Permen coklat.
  • Trail mix (terutama varietas yang mengandung chocolate chip )
  • Saus keju
  • Keju ricotta yang dibuat dengan susu skim keseluruhan atau sebagian
  • Ayam pot pie
  • Pie, misalnya pecan pie, cherry pie, chocolate creme pie.
  • Susu kental manis.
  • Saus putih buatan sendiri.
  • Iga
  • Kacang macadamia, pecan dan kacang mete
  • Potato salad
  • Au Gratin Potato.
  • Hash brown potato.
  • Cheesecake.
  • Spinach souffle
  • Baked beans with frank.

Daging sapi, babi, domba, kalkun, dan ayam juga dapat mengadung banyak lemak, walaupun memang dapat dikurangi jika memangkas lemak yang terlihat sebelum diproses dan disajikan. Selain itu, daripada disajikan dengan digoreng atau dengan breading tambahan, yang akan meningkatkan kandungan lemak makanan, sebaiknya disajikan dengan dikukus, dibakar, direbus, atau dipanggang.

Departemen Pertanian Amerika Serikat (United States Department of Agriculture / USDA) memberikan beberapa tips tambahan untuk membantu Anda memilih daging dan unggas rendah lemak seperti:

  • Beli potongan daging sapi paling ramping karena akan memiliki paling sedikit lemak, daging steak dan panggang bundar (round eye, top round, bottom round, round tip), top loin, top sirloin, chuck shoulder dan arm roast.
  • Masak daging babi yang paling ramping, termasuk pork loin, pork tenderloin, center loin, dan ham.
  • Pilih daging sapi yang setidaknya 90 % ramping.
  • Beli ayam tanpa kulit atau buang kulitnya sebelum dimasak dan disajikan.
  • Beri kalkun tanpa lemak, daging sapi panggang, ham, daging rendah lemak yang lain, serta ingat bahwa bologna biasa dan salami dapat mengandung lebih banyak lemak.

Makanan Cepat Saji Tinggi Lemak

Anda seharusnya tidak terkejut jika melihat bahwa banyak makanan tinggi lemak yang merupakan makanan cepat saji (fast food).

Bahkan, 33 % dari 100 makanan tinggi lemak yang diterbitkan USDA adalah makanan cepat saji, antara lain:

  • Telur dan biskuit sosis.
  • Hamburger dan Cheeseburger dengan daging ganda.
  • Tacos.
  • Roti isi filet ayam.
  • Kentang goreng.
  • Milk shake.
  • Roti isi ikan dengan keju.
  • Croissant, dengan telur, keju, dan daging babi (bacon).
  • Tuna Salad submarine sandwich.
  • French toast stick.
  • Potongan ayam (nugget atau potongan yang digoreng).
  • Nachos.
  • Corndogs.
  • Enchiladas.
  • Cold cuts submarine sandwich.
  • Onion Ring.

Tentu saja jumlah lemak dan kalori yang dikonsumsi anak Anda ketika makan tempat cepat saji akan tergantung pada ukuran porsi yang dimakan.

Sebagai contoh, 12 oz Vanilla Triple Thick Shake di McDonald memiliki 10 gram lemak (15% Nilai harian yaitu nilai yang didasarkan pada kebutuhan orang dewasa) dan 420 kalori. Sedangkan ukuran 32 oz memiliki 26 gram lemak (41% Nilai Harian) dan 1110 kalori, yaitu hampir setengah kebutuhan lemak dan dua-pertiga kalori yang diperlukan anak-anak sepanjang hari.

Contoh lain adalah porsi kecil kentang goreng di McDonald, yang memiliki 13 gram lemak (20% Nilai Harian) dan 250 kalori. Jika ambil ukuran porsi yang diperbesar, maka Anda akan meningkatkan lemak menjadi 30 gram (47% Nilai Harian) dan kalori menjadi 570.

Dari contoh diatas, terlihat jelas bahwa anak bisa mendapatkan hampir semua kebutuhan lemak sehari dan lebih hanya dengan memesan porsi besar kentang goreng dan minuman shake. Oleh karena itu, penting untuk membaca fakta nutrisi makanan cepat saji di restoran cepat saji favorit Anda dan belajar untuk memilih makanan rendah lemak walaupun jika Anda makan diluar.

Membatasi makanan cepat saji secara ketat merupakan ide yang baik untuk membantu membatasi asupan makanan tinggi lemak bagi anak Anda.

Sumber: pediatrics.about.com

Komentar

  • (will not be published)

 

E-Klinik E-Klinik