Cara Berhenti Merokok

cara-berhenti-merokok

\r\n

Bagaimana Cara Berhenti Merokok?

\r\n

Keinginan Anda untuk berhenti merokok adalah awal yang bagus. Merokok merusak kesehatan Anda, seperti artikel Dokita berjudul: “Merokok dan Penyakit Jantung“, merokok selain merusak paru dan pernapasan Anda, juga merusak Jantung Anda.

\r\n

Tidak ada satu cara efektif untuk berhenti merokok yang tepat bagi semua orang. Untuk berhenti merokok, Anda harus siap secara emosional dan mental. Anda juga harus ingin berhenti merokok untuk diri Anda sendiri, dan bukan untuk menyenangkan teman-teman atau keluarga Anda. Panduan berikut dapat membantu Anda untuk mulai berhenti merokok.

\r\n\r\n

Apa Langkah Pertama yang Harus Dilakukan Untuk Berhenti Merokok?

\r\n

Tentukan tanggal untuk berhenti merokok dan kemudian Anda taati dan lakukan.

\r\n

Tulis alasan Anda berhenti merokok. Baca kembali daftar tersebut setiap hari. Beberapa tips untuk Anda pertimbangkan:

\r\n\r\n

    \r\n
  • Mencatat setiap kali Anda merokok, mengapa Anda merokok, dan apa yang Anda lakukan ketika Anda merokok. Dengan begitu, Anda akan belajar apa yang memicu Anda untuk merokok.
  • \r\n

  • Berhenti merokok dalam situasi tertentu (seperti saat istirahat kerja atau setelah makan malam) sebelum Anda benar-benar berhenti merokok.
  • \r\n

  • Buatlah daftar kegiatan yang dapat Anda lakukan sebagai pengganti merokok. Bersiaplah untuk melakukan kegiatan lain ketika Anda ingin merokok.
  • \r\n

  • Tanyakan dan konsultasikan dengan dokter Anda mengenai penggunaan permen karet nikotin atau nikotin tempel. Beberapa orang menemukan penggunaan hal tersebut dapat membantu. Ada juga obat-obatan untuk membantu Anda berhenti merokok, seperti Chantix dan Wellbutrin.
  • \r\n

  • Bergabung dengan kelompok pendukung atau program berhenti merokok.
  • \r\n

\r\n

Bagaimana Cara Menghindari Agar Tidak Merokok Kembali?

\r\n\r\n

    \r\n
  • Jangan membawa korek gas, korek api atau rokok. Jauhkan semua benda pengingat rokok tersebut dari pandangan Anda.
  • \r\n

  • Jika Anda hidup dengan seorang perokok, mintalah orang tersebut untuk tidak merokok di hadapan Anda.
  • \r\n

  • Jangan terfokus pada apa yang hilang, namun pikirkan bahwa ¬†Anda mendapat cara hidup yang lebih sehat.
  • \r\n

  • Ketika Anda mendapat dorongan untuk merokok, ambil napas dalam-dalam. Tahan selama 10 detik dan hembuskan perlahan-lahan. Ulangi beberapa kali sampai keinginan untuk merokok tersebut hilang.
  • \r\n

  • Sibukkan tangan Anda. Menggambar sesuatu, bermain dengan pensil atau sedotan, atau bekerja dengan komputer.
  • \r\n

  • Ubah kebiasaan yang berhubungan dengan merokok. Berjalan-jalan atau membaca buku daripada beristirahat dengan merokok.
  • \r\n

  • Sebisa mungkin menghindari tempat, orang, dan situasi yang berhubungan dengan merokok. Bergaul dengan orang bukan perokok atau pergi ke tempat-tempat yang tidak memungkinkan untuk merokok, seperti bioskop, museum, pertokoan, atau perpustakaan.
  • \r\n

  • Jangan mengganti rokok dengan makanan atau produk berbasis gula. Sebaiknya makan makanan sehat rendah kalori (seperti wortel atau seledri, permen keras bebas gula) atau mengunyah permen karet ketika dorongan untuk merokok muncul sehingga Anda dapat menghindari kenaikan berat badan.
  • \r\n

  • Minum banyak cairan, tetapi batasi minuman beralkohol dan berkafein. Minuman tersebut dapat memicu dorongan untuk merokok.
  • \r\n

  • Berolahraga. Berolahraga akan membantu Anda untuk santai.
  • \r\n

  • Dapatkan dukungan orang lain untuk berhenti merokok. Beritahu orang lain tentang sudah berapa jauh tahapan Anda dalam berhenti merokok dengan bangga.
  • \r\n

  • Kerjasama dengan dokter Anda untuk membuat rencana menggunakan obat bebas atau resep dokter untuk alat bantu pengganti nikotin.
  • \r\n

\r\n

Apa yang Saya Rasakan Ketika Berhenti Merokok?

\r\n

Ketika Anda berhenti merokok, Anda mungkin sangat menginginkan rokok, mudah tersinggung, merasa sangat lapar, sering batuk, sakit kepala, atau mengalami kesulitan konsentrasi. Gejala-gejala tersebut merupakan genala penarikan yang terjadi karena tubuh Anda terbiasa dengan nikotin, bahan aktif dalam rokok yang menyebabkan kecanduan.

\r\n

Ketika gejala penarikan terjadi dalam dua minggu pertama setelah anda berhenti merokok, Anda tetap perlu memegang kendali. Pikirkan mengenai alasan Anda untuk berhenti merokok. Ingatkan diri Anda bahwa hal tersebut adalah tanda-tanda bahwa tubuh Anda dalam proses penyembuhan dan mulai terbiasa untuk hidup tanpa rokok.

\r\n

Gejala-gejala penarikan tersebut hanya sementara. Gejala penarikan terkuat ketika Anda pertama kali berhenti tetapi biasanya akan mereda dalam waktu 10 hingga 14 hari. Perlu diingat bahwa gejala penarikan lebih mudah untuk diobati daripada penyakit utama yang disebabkan oleh merokok.

\r\n

Anda mungkin masih memiliki keinginan untuk merokok, karena adanya asosiasi yang kuat dengan merokok. Orang mungkin mengasosiasikan merokok dengan situasi tertentu, dengan berbagai emosi, atau dengan orang-orang tertentu dalam hidup mereka. Cara terbaik untuk mengatasi asosiasi ini adalah dengan merasakannya tanpa merokok. Jika Anda mengulang kebiasaan merokok tersebut, jangan kehilangan harapan.

\r\n

75% dari orang-orang yang berhenti merokok, merokok kembali. Kebanyakan perokok berhenti tiga kali sebelum mereka berhasil benar-benar berhenti merokok. Jika Anda kembali merokok, janganlah menyerah! Buat rencana dan pikirkan mengenai apa yang akan Anda lakukan saat Anda mendapatkan dorongan untuk merokok.

\r\n

Untuk memotivasi Anda, dengan berhenti merokok, risiko serangan jantung berkurang setengah. Setelah 15 tahun berhenti merokok, risiko Anda hampir sama dengan orang yang tidak pernah merokok. Jangan lupa, Anda juga menyelamatkan keluarga dan teman-teman dekat Anda dari bahaya yang anda paparkan kepada mereka.

\r\n

Sumber: WebMD

3 Komentar untuk “Cara Berhenti Merokok”

    • admin

      Selamat Sore,\n\nTerima kasih atas saran dan pendapat Anda. Semoga dapat menjadi masukan bagi pembaca Dokita yang lain.\n\nSalam Sehat Selalu,\n\nTim Dokita.\nJangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

      Reply

Komentar

  • (will not be published)