Defisiensi Vitamin B12

Defisiensi Vitamin B12(Image courtesy of m_bartosch / freedigitalphotos.net)

Apakah Anda sudah cukup mendapatkan vitamin B12? Banyak orang yang kurang mendapatkan vitamin B12, dan defisiensi vitamin B12 ini dapat menyebabkan masalah.

Vitamin B12 memiliki banyak kegunaan bagi tubuh Anda. Sebagai contoh, vitamin B12 membantu membuat DNA dan sel-sel darah merah Anda.

Anda bisa mendapatkan vitamin B12 dari pola makan (diet) Anda, atau dari suplemen. Berapa banyak vitamin B12 yang Anda butuhkan tergantung dari usia Anda.

Penyebab Defisiensi Vitamin B12

Defisiensi vitamin B12 dapat terjadi jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti:

  • Gastritis atrofi, yaitu kondisi dimana lapisan perut Anda telah menipis.
  • Anemia pernisiosa, yaitu kondisi yang membuat tubuh Anda sulit untuk menyerap vitamin B12.
  • Tindakan bedah yang mengangkat bagian dari perut atau usus kecil, termasuk operasi penurunan berat badan.
  • Kondisi yang mempengaruhi usus kecil, seperti penyakit Crohn, penyakit celiac, pertumbuhan bakteri, atau parasit.
  • Banyak minum minuman keras / pemabuk.
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh, seperti penyakit Graves atau Lupus.
  • Penggunaan jangka panjang obat yang mengurangi asam.

Anda juga bisa mengalami defisiensi vitamin B12 jika Anda seorang vegen (yang berarti Anda tidak makan produk hewani, termasuk daging, susu, keju, dan telur) atau vegetarian yang tidak makan cukup telur atau produk susu untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12 Anda.

Bayi yang lahir dari ibu yang vegetarian juga mungkin tidak mendapatkan cukup vitamin B12.

Gejala Defisiensi Vitamin B12

Defisiensi vitamin B12 dapat menyebabkan anemia. Defisiensi yang ringan dapat menyebabkan gejala ringan atau tidak ada gejala. Namun, jika tidak diobati, maka dapat menyebabkan gejala-gejala berikut :

  • Kelemahan, kelelahan, atau pusing.
  • Denyut jantung cepat dan napas pendek.
  • Kulit pucat.
  • Lidah sakit
  • Mudah memar atau berdarah, termasuk gusi berdarah.
  • Perut tidak enak dan penurunan berat badan.
  • Diare atau sembelit.

Jika Anda merasa memiliki gejala defisiensi vitamin B12, maka Anda dapat meminta dokter untuk memastikannya dengan tes darah.

Pengobatan Defisiensi Vitamin B12

Pengobatan defisiensi vitamin B12 tergantung pada penyebabnya.

Jika anemia pernisiosa atau penyebabnya karena ada masalah dengan penyerapan, maka Anda perlu mengganti vitamin B12, biasanya dengan suntikan, atau dengan resep dokter.

Namun, jika masalahnya adalah Anda tidak makan produk hewani, maka Anda dapat mengubah pola makan (diet) Anda atau minum suplemen.

Bagi kebanyakan orang, pengobatan dapat menyelesaikan masalah defisiensi. Namun, setiap kerusakan saraf yang terjadi akibat defisiensi bisa saja permanen.

Mencegah Masalah Defisiensi Vitamin B12

Kebanyakan orang dapat mencegah defisiensi vitamin B12 dengan mengkonsumsi cukup daging, unggas, makanan laut, produk susu, dan telur.

Jika Anda tidak makan produk hewani, atau Anda memiliki kondisi medis yang membatasi seberapa baik tubuh Anda menyerap nutrisi, maka para ahli merekomendasikan untuk minum multivitamin yang yang mengandung vitamin B12 dan makan sarapan sereal yang diperkaya dengan vitamin B12.

Jika Anda menggunakan suplemen vitamin B12, beritahu dokter Anda agar dokter dapat memastikan bahwa suplemen tersebut tidak mempengaruhi obat-obatan yang sedang Anda gunakan.

Sumber: WebMD

Komentar

  • (will not be published)

 

E-Klinik E-Klinik