Diare dan Mual? Kenali Gejala Keracunan Makanan

Apa Gejala-Gejala dari Keracunan Makanan?

Pada umumnya keracunan makanan menyebabkan beberapa kombinasi gejala mulai dari mual, muntah, dan diare yang mungkin berdarah.  Kadang-kadang disertai dengan gejala lainnya.

  • Setelah makan makanan yang tercemar, maka gejala seperti kram perut, diare, dan muntah dapat dimulai satu jam kemudian dalam kasus kuman Staphylococcus, atau 10 hari kemudian dalam kasus kuman campylobacter  pylori (yang sekarang lebih dikenal Helicobacter pylori, penyebab luka sakit maag). Mungkin juga perlu waktu lebih lama untuk menampakkan gejala-gejala dari infeksi parasit, misalnya Giardia. Gejala dapat berlangsung dari satu hari sampai beberapa bulan atau lebih, tergantung pada jenis infeksinya.
  • Gejala seperti muntah, diare, berkeringat, pusing, robekan di mata, air liur berlebihan, kebingungan psikologis, dan nyeri perut mungkin merupakan gejala keracunan kimia atau toksin makanan, misalnya keracunan akibat dari jamur beracun.
  • Gejala hilang sebagian kemampuan berbicara atau penglihatan, kelemahan otot, kesulitan menelan, mulut kering, kelumpuhan otot dari kepala ke bawah sepanjang tubuh, dan muntah dapat menunjukkan gejala botulisme, yaitu keracunan bakteri makanan tipe berat yang sangat jarang.

Segera Hubungi Dokter Anda Jika:

  • Anda menduga bahwa Anda keracunan makanan
  • Anda memiliki:
    • Adanya tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut kering, buang air kecil berkurang, pusing, atau sunken eyes (ada lingkaran hitam di sekitar mata)
    • Ada diare pada bayi atau bayi yang baru lahir
    • Diare yang berlangsung lebih dari 2 hari (satu hari pada anak) atau parah
    • Nyeri perut yang parah atau muntah
    • Demam dengan suhu 38.8 ° C atau lebih tinggi (atau suhu rektal 38 ° C pada bayi berusia kurang dari 3 bulan)
    • Kotoran tinja yang berwarna hitam, seperti tar atau berdarah
  • Anda mengenali gejala keracunan kimia atau toksin makanan, seperti muntah, diare, berkeringat, pusing, sobekan di mata, air liur berlebihan, kebingungan psikologis, dan nyeri perut, yang dimulai sekitar 30 menit setelah makan makanan yang terkontaminasi. Anda segera memerlukan perawatan medis untuk membantu menghindari potensi kerusakan pada salah satu atau lebih organ vital Anda.
  • Segera hubungi nomor darurat jika Anda mengenali gejala botulisme, seperti hilang sebagian kemampuan berbicara atau penglihatan, kelemahan otot, kesulitan menelan, mulut kering, kelumpuhan otot dari kepala ke bawah dan muntah. Untuk kasus ini , Anda segera memerlukan perawatan medis karena penyakit ini berpotensi mengancam nyawa.

Sumber: WebMD

Artikel Terkait:
Diagnosis dan Pengobatan Keracunan Makanan
Bagaimana Agar Terhindar dari Keracunan Makanan?

10 Komentar untuk “Diare dan Mual? Kenali Gejala Keracunan Makanan”

  1. LISA

    pada malam harinya saya dan teman saya makan nasi goreng di sebuah kedai makanan, kemudian pada pagi harinya perut saya bergejolak, tak kira itu suatu hal biasa. tapi ternyata teman saya juga demikian mengalami diare, kemudian pada siang harinya teman saya demam. dan begitupun saya pada sore harinya. tidak hanya demam dan diare,saya pun juga muntah. sampai tenggorokan saya terassa pahit. keesokan harinya saya msuk kerja, tapi badan saya lemas, dan penglihatan saya sedikit kabur, bibir kering dan tenggorokan juga kering… apa kemungkinan saya dan teman saya mengalami keracunan makanan…???

    Reply
    • admin

      Selamat Sore,

      Terima kasih sudah mengunjungi Dokita.
      Diare yang disertai demam menandakan ada infeksi saluran pencernaan, baik oleh kuman atau virus, serta bukan tanda pasti keracunan makanan.
      Kalau keracunan makanan, maka gejalanya tergantung dari jenis racun, dan kalau akut biasanya ditandai muntah, pusing dan sakit perut.

      Salam Sehat Selalu,

      Tim Dokita.

      Reply
  2. agus salim

    Anak saya berumur 3thn.setelah makan pentol bakso selang beberapa jam mengalami muntah 4kali dlm kurun waktu 3 jam.apakah I I disebut dgn keracunan makanan Dan jika iya pertolongan pertama yg hrs say a lakukan a pa?trm ksh.

    Reply
    • admin

      Selamat Siang,

      Terima kasih sudah mengunjungi Dokita.
      Pertolongan pertama yang dilakukan adalah anak diberi norit dan kemudian bawa ke rumah sakit.

      Salam Sehat Selalu,

      Tim Dokita.

      Reply
  3. JD

    Selamat pagi,
    Anak saya berusia 3 tahun, dia mengalami muntah2 dimana muntahnya berbuih banyak, apa yg harus saya lakukan? Apakah anak saya termasuk keracunan makanan?

    Reply
    • admin

      Selamat Siang,

      Terima kasih sudah mengunjungi Dokita. Maaf jawaban kami agak lama.
      Saran kami sebaiknya segera bawa anak ke dokter spesialis anak untuk dievaluasi dan mendapatkan penanganan yang tepat.

      Salam Sehat Selalu,

      Tim Dokita.

      Reply
  4. WN

    Saya kemarin mengalami diare 2 hari. Hari pertama lebih sering, hari kedua mulao berkurang tapi diikuti pusing. Setelah dari dokter diberikan obat diare, obat maag, enzim pencernaan dan suplemen probiotik. Diare saya sudah berhenti, tp kenapa saya masih pusing2 ya? Padahal tensi saya ketika dicek normal. Thanks sebelumnya.

    Reply
    • admin

      Selamat Siang,

      Terima kasih sudah mengunjungi Dokita.
      Mungkin dampak dari infeksi perut /diare yang mengganggu stamina dan waktu istirahat Anda. Coba perbanyak waktu istirahat dan minum painkiller. Kalau tidak ada perubahan, kami sarankan segera periksa ke dokter untuk evaluasi.

      Salam Sehat Selalu,

      Tim Dokita.
      Jangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

      Reply
  5. CKP

    Kemarin siang saya makan semur daging dari acara hajatan teman saya,..
    tapi pas waktu sore sekitar 1 jam setelah makan badan saya gemetar, mual dan pusing hingga pada waktu malam diare berlebihan hingga membuat mata saya kabur, penglihatan kurang,…
    dan sampai sekarang pun masii tersa ingin mual dan pusing . bawaanya pingin pingsan aja ..
    kenapa yah,,.. obat apa yang cocok ?? dan solusinya ??

    Reply
    • admin

      Selamat Siang,

      Terima kasih sudah mengunjungi Dokita.
      Dari data yang disampaikan, tanda ada infeksi saluran cerna, yang mungkin akibat makanan yang kurang higienis, sehingga perlu penanganan khusus. Kami sarankan sebaiknya segera periksa ke dokter untuk evaluasi dan mendapatkan tindakan penanganan yang tepat.
      Maaf, kami tidak dapat memberikan rekomendasi obat tanpa melakukan pemeriksaan langsung pasien.

      Salam Sehat Selalu,

      Tim Dokita.
      Jangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

      Reply

Komentar

  • (will not be published)

 

E-Klinik E-Klinik