Elderberry Melawan Gejala Flu

Elderberry Melawan Gejala Flu(Image courtesy of xedos4 / freedigitalphotos.net)
Jelly, Selai ataupun anggur tidak akan membantu melawan gejala flu, hanya ekstrak yang bermanfaat.

Sebuah studi baru menemukan bahwa Sambucol, produk yang mengandung ekstrak elderberry hitam, tampaknya berfungsi melawan gejala flu.

Hal tersebut memberikan cukup bukti bahwa pengobatan herbal untuk flu, jika diminum ketika gejala flu pertama kali muncul, dapat membantu pengguna untuk melalui musim flu dengan sedikit lebih mudah.

Namun, Andrew Weil, MD., direktur dari program kedokteran integratif di University of Arizona, lebih berhati-hati. Penemuan pada Sambucol baru bersifat awal, katanya. Dia menyarankan orang untuk minum obat resep jika mereka terkena flu, tetapi mencatat bahwa Sambucol mungkin membantu.

“Sambucol adalah untuk pengobatan dan bukan untuk pencegahan,” kata Weil. “Sambucol memiliki mekanisme yang belum diketahui. Penelitian menyarankan bahwa sambucol menginaktivasi virus flu, tapi kita belum tahu pasti.”

Obat flu Tamiflu dan Relenza digunakan untuk pengobatan flu, jika gejala flu muncul tidak lebih dari dua hari. Obat tersebut juga dapat memotong tingkat keparahan flu dan memperpendek penyakit jika diminum segera setelah gejala flu muncul.

Latar Belakang Black Elder

Dalam pengobatan tradisional, bunga dari black elder bush telah digunakan untuk meredakan gejala flu, pilek, dan masalah sinus. Dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti telah mulai studi formal dari Sambucol, yang berisi formulasi ekstrak elderberry, untuk lebih memahami obat herbal ini.

Sebuah penelitian kecil yang diterbitkan lima tahun lalu menunjukkan bahwa 93% dari pasien flu yang diberikan Sambucol bebas dari gejala flu dalam waktu dua hari, sedangkan mereka yang memakai plasebo pulih dalam waktu sekitar enam hari. Namun, penelitian ini dilakukan selama wabah influenza B, sehingga tidak jelas apakah Sambucol bekerja dengan jenis virus A atau tidak.

Menurut laporan pemimpin peneliti Erling Thom dari University of Oslo di Norwegia, penelitian terkini menunjukkan bahwa, memang Sambucol bekerja untuk jenis flu A.

Temuan Thom dipresentasikan pada Konferensi Tahunan ke-15 Antiviral Research tahun 2002. Penelitian ini telah diterima untuk dipublikasi dalam Journal of International Medical Research.

Penelitian ini melibatkan 60 pasien yang telah menderita gejala flu selama 48 jam atau kurang, dimana 90% terinfeksi strain virus tipe A dan 10% terinfeksi dengan strain virus tipe B. Setengah kelompok minum 15 mililiter Sambucol dan kelompok lainnya minum plasebo, yang diminum sebanyak empat kali sehari selama lima hari.

Pasien dalam kelompok Sambucol mengalami “peredaan” gejala flu setelah tiga hari. Hampir 90% pasien kelompok ini mengalami kesembuhan total dalam waktu dua sampai tiga hari. Selain itu, kelompok Sambucol juga tidak mengalami kondisi mengantuk, yaitu efek samping dari kebanyakan obat flu.

Kelompok plasebo tidak sembuh sampai setidaknya enam hari, dan mereka juga minum lebih banyak obat penghilang rasa sakit dan semprotan hidung.

Kemungkinannya karena antioksidan yang disebut flavonoid, yang terkandung dalam ekstrak Elderberry, merangsang sistem kekebalan tubuh kita, tulis Thom. Selain itu, senyawa lain di dalam elderberry, yang disebut anthocyanin, memiliki efek anti-inflamasi. Hal tersebut bisa menjelaskan efek Sambucol terhadap sakit, nyeri, dan demam.

Ekstrak elderberry bisa menjadi “pengobatan yang efisien dan aman” untuk gejala flu pada orang yang sehat dan bagi mereka dengan sistem kekebalan tubuh yang terkompromi, seperti pada orang tua, kata Thom.

Russell Greenfield , MD., seorang praktisi terkemuka pengobatan integratif dan direktur medis dari Carolina Integrative Health, mendukung pengobatan flu dengan black elderberry, katanya dalam rilis berita. “Ekstrak Black Elderberry dapat diberikan kepada anak-anak dan orang dewasa, dan tanpa efek samping atau interaksi negatif,” katanya.

“Tapi jangan berharap selai elderberry yang dibuat nenek untuk meredakan gejala flu seperti nyeri tubuh, batuk, dan demam, kata Russell. “Sambucol adalah satu-satunya produksi black elderberry yang terbukti efektif dalam studi klinis.”

Sumber: WebMD

Komentar

  • (will not be published)

 

E-Klinik E-Klinik