Gangguan Irama Circadian

Gangguan Irama Circadian\r\n\r\nCircadian Rhythm Disorder adalah gangguan irama circadian seseorang. Irama circadian adalah istilah yang diberikan untuk “jam dalam tubuh” yang mengatur 24 jam siklus proses biologis pada hewan dan tumbuhan.\r\n\r\nIstilah circadian berasal dari kata Latin yang secara harifiah berarti sepanjang hari, dimana terdapat aktivitas gelombang otak, produksi hormon, regenerasi sel, dan aktivitas biologis lain selama siklus 24 jam.\r\n\r\n”Jam” circadian manusia terletak terutama di suprachiasmatic nucleus (SCN), yaitu sekelompok sel yang terletak di hipotalamus (bagian dari otak). Irama circadian penting dalam menentukan pola tidur.\r\n

Apa Penyebab Gangguan Irama Circadian ?

\r\nGangguan irama circadian dapat disebabkan oleh banyak faktor antara lain:\r\n

    \r\n
  • Shift kerja
  • \r\n

  • Kehamilan
  • \r\n

  • Perubahan zona waktu
  • \r\n

  • Obat-obatan
  • \r\n

  • Perubahan rutinitas
  • \r\n

\r\n

Gangguan Irama Circadian Yang Sering Ditemukan

\r\n

    \r\n
  • Jet Lag atau Rapid Time Zone Change Syndrome: Sindrom ini terdiri dari gejala seperti rasa kantuk yang berlebihan dan kurang kewaspadaan di siang hari pada orang-rang yang melakukan perjalanan melintasi zona waktu.
  • \r\n

  • Shift Work Sleep Disorder: Gangguan tidur  ini mempengaruhi orang-orang yang jam kerjanya sering dirotasi atau bekerja pada malam hari.
  • \r\n

  • Delayed Sleep Phase Syndrome (DSPS): Ini adalah gangguan waktu tidur. Orang dengan DSPS cenderung tidur sangat larut malam dan mengalami kesulitan terbangun pada waktunya untuk bekerja, sekolah, atau kegiatan sosial.
  • \r\n

  • Advanced Sleep Phase Syndrome (ASPD): Ini adalah gangguan ketika seseorang tidur lebih awal dan bangun lebih awal dari yang diinginkan. ASPD menyebabkan gejala kantuk pada sore hari, terpaksa tidur lebih awal (misalnya: jam 6 sampai 9 malam), dan bangun lebih awal dari yang diinginkan (misalnya: jam 1 sampai 5 pagi).
  • \r\n

  • Non 24 Hour Sleep Wake Disorder: Ini adalah gangguan tidur dimana seseorang walaupun memiliki pola tidur yang normal, namun hidupnya seperti 25 jam sehari. Siklus tidur orang tersebut akan terpengaruh oleh insomnia yang berubah-rubah. Insomnia ini terjadi pada waktu yang berbeda setiap malam. Kadang-kadang penderita akan terlambat tidur dan bangun telat, dan kadang-kadang tidur lebih awal dan bangun lebih awal.
  • \r\n

\r\n

Bagaimana Mengobati Gangguan Irama Circadian ?

\r\nGangguan irama circadia diobati berdasarkan jenis gangguan yang dialami. Tujuan dari pengobatan adalah untuk menyesuaikan pola tidur penderita agar dapat memenuhi gaya hidup yang diinginkan.\r\n\r\nTerapi biasanya menggabungkan teknik sleep hygiene dan terapi rangsangan dari luar yang tepat, seperti terapi cahaya terang atau chronotherapy. Chronotherapy adalah teknik pengelolaan perilaku dimana waktu tidur secara bertahap dan sistematis disesuaikan sampai mencapai waktu tidur yang diinginkan. Terapi cahaya terang dirancang untuk mengatur ulang irama circadian penderita ke pola yang diinginkan. Kombinasi kedua terapi ini dapat menghasilkan hasil yang signifikan bagi penderita gangguan irama circadian.\r\n\r\nSumber: WebMD

Komentar

  • (will not be published)