Jenis Pinkeye (Konjungtivitis)

Jenis Pinkeye (Konjungtivitis)(Image courtesy of arztsamuiĀ / freedigitalphotos.net)

Pinkeye (Konjungtivitis) adalah kemerahan dan pembengkakan konjungtiva, yaitu selaput lendir yang melapisi kelopak mata dan permukaan mata. Gejala pinkeye biasanya muncul pada satu mata dan mungkin menyebar ke mata yang lain. Jenis pinkeye paling umum disebabkan oleh virus dan paling sering terjadi pada orang dewasa.

Viral Pinkeye

Viral pinkeye seringkali disebabkan oleh adenovirus, yaitu jenis virus umum penyebab gangguan pernapasan, yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan atau infeksi saluran pernapasan atas. Virus herpes juga dapat menyebabkan penyakit viral pinkeye.

Gejala-gejala viral pinkeye antara lain :

  • Kemerahan di bagian putih mata.
  • Pembengkakan pada kelopak mata.
  • Rasa gatal atau terbakar pada kelopak mata.
  • Bengkak dan nyeri di bagian depan telinga.
  • Banyak keluar air mata.
  • Kotoran putih yang bening atau sedikit tebal.

Gejala-gejala viral pinkeye biasanya berlangsung 5 sampai 7 hari, tetapi mungkin juga bertahan hingga 3 minggu dan dapat menjadi masalah mata yang berkelanjutan atau kronis.

Bacterial Pinkeye

Infeksi dapat berkembang ketika bakteri masuk ke mata atau daerah sekitar mata. Beberapa infeksi umum yang menyebabkan pinkeye antara lain :

  • Infeksi Staph.
  • Haemophilus influenzae tipe b (Hib).
  • Cat-scratch disease.
  • Gonore.

Gejala-gejala bacterial pinkeye antara lain :

  • Kemerahan di bagian putih mata.
  • Kotoran mata berwarna abu-abu atau kuning. Kotoran ini mungkin dapat menyebabkan bulu mata untuk menyatu.
  • Nyeri ringan.
  • Pembengkakan kelopak mata atas, yang mungkin membuat kelopak mata tampak menurun (pseudoptosis).

Bacterial pinkeye dapat menyebabkan lebih banyak kotoran daripada viral pinkeye. Infeksi bakteri pinkeye biasanya berlangsung 7 sampai 10 hari tanpa pengobatan antibiotik dan 2 sampai 4 hari dengan pengobatan antibiotik.

Pengobatan Pinkeye

Jika Anda terkena bacterial pinkeye :

  • Sering cuci tangan dan bersihkan dengan benar, baik sebelum dan sesudah menyentuh mata.
  • Gunakan kompres hangat atau dingin untuk membantu meringankan pembengkakan dan kemerahan. Pilih salah satu kompres yang membuat Anda merasa membaik.
  • Ganti dan cuci handuk dan kain ketika terkena kotoran mata.
  • Jangan memakai lensa kontak selama Anda masih mengalami gejala-gejala.

Sumber : WebMD

Komentar

  • (will not be published)

 

E-Klinik E-Klinik