Kulit Anda Dan Rosacea Bagian 1

Kulit Anda Dan Rosacea Bagian 1(Image source dari www.skinlaserclinic.co.uk)

\r\nArtikel bagian pertama tentang kulit dan rosacea. Artikel ini membahas mengenai apa itu rosacea, penyebab, faktor  risiko dan gejalanya. Sedangkan artikel bagian kedua yang membahas mengenai diagnosis, cara mengobati dan pencegahan rosacea  dapat Anda baca disini.\r\n\r\nRosacea adalah gangguan umum yang terutama mempengaruhi kulit pada wajah. Hal ini menyebabkan kemerahan pada hidung, dagu, pipi, dan dahi. Seiring waktu, kemerahan tersebut dapat menjadi lebih intens. Pembuluh darah mungkin menjadi terlihat.\r\n\r\nDalam beberapa kasus, rosacea muncul di dada, punggung, atau leher. Gangguan ini dapat mempengaruhi mata, menyebabkan mata merasa teriritasi, berair atau merah. Penderitanya juga dapat mengembangkan benjolan padat merah dan jerawat berisi nanah. Kelainan ini dapat menyebabkan hidung tampak bulat, bengkak yang disebut rhinophyma.\r\n

Penyebab Rosacea

\r\nPenyebabnya belum diketahui, namun  ada beberapa teori. Salah satu teori adalah rosacea mungkin bagian dari gangguan pembuluh darah yang lebih umum. Sedangkan teori yang lain menyarankan bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh tungau kulit mikroskopis, jamur, faktor psikologis, atau kerusakan jaringan ikat di bawah kulit.\r\n\r\nMeskipun belum diketahui pasti apa yang menyebabkan rosacea, namun beberapa situasi dan kondisi dapat memicu terjadinya rosacea.\r\n

Faktor Risiko Rosacea

\r\nRosacea mempengaruhi sekitar 14 juta orang Amerika, yang sebagian besar dari mereka tidak tahu bahwa mereka menderita rosacea.\r\n\r\nOrang yang memiliki kulit terang dan yang cenderung mudah tersipu-sipu mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena gangguan ini. Rosacea lebih sering muncul pada wanita, namun pria cenderung memiliki gejala yang lebih parah. Salah satu penyebabnya mungkin karena pria umumnya menunda pengobatan medis sampai gangguannya menjadi lebih parah.\r\n

Tanda dan Gejala Rosacea

\r\nTampilan Rosacea dapat sangat bervariasi dari satu orang dengan yang lain.  Seringkali, tidak semua tanda-tanda dan gejala potensial muncul. Rosacea selalu mencakup setidaknya salah satu tanda utama di bawah ini.  Selain itu, variasi tanda dan gejala sekunder juga mungkin berkembang.\r\n\r\nTanda-tanda utama dari rosacea antara lain :\r\n

    \r\n
  • Flushing. Banyak orang yang menderita rosacea memiliki riwayat sering tersipu-sipu atau flushing. Kemerahan pada wajah, yang mungkin hilang dan timbul, seringkali merupakan tanda awal dari gangguan ini.
  • \r\n

  • Kemerahan yang persisten. Kemerahan yang persisten pada wajah mungkin mirip tersipu-sipu atau terbakar sinar matahari yang tidak hilang.
  • \r\n

  • Benjolan dan jerawat. Benjolan padat kecil berwarna merah atau jerawat berisi nanah sering berkembang di rosacea. Kadang-kadang benjolannya menyerupai jerawat tanpa komedo. Mungkin juga da rasa terbakar atau menyengat.
  • \r\n

  • Pembuluh darah terlihat. Pembuluh darah kecil menjadi terlihat di kulit pada banyak orang yang menderita rosacea.
  • \r\n

\r\nTanda-tanda potensial dan gejala lainnya antara lain :\r\n

    \r\n
  • Iritasi mata. Pada beberapa orang dengan rosacea, mata mungkin teriritasi dan tampak berair atau merah. Kondisi ini disebut rosacea okular, juga dapat menyebabkan styes serta kemerahan dan pembengkakan pada kelopak mata. Pada kasus yang parah, jika tidak ditangani maka dapat menyebabkan kerusakan kornea dan berkurangnya penglihatan.
  • \r\n

  • Rasa terbakar atau menyengat. Sensasi terbakar atau menyengat mungkin terjadi pada wajah dan juga rasa gatal atau sesak juga dapat berkembang.
  • \r\n

  • Terlihat kering. Kulit wajah sentral mungkin terasa kasar, dan tampak sangat kering.
  • \r\n

  • Plak. Bercak merah dapat muncul tanpa perubahan pada kulit sekitar.
  • \r\n

  • Penebalan kulit. Dalam beberapa kasus, kulit mungkin menebal dan membesar akibat jaringan yang berlebihan, mengakibatkan kondisi yang disebut rhinophyma. Kondisi ini sering terjadi pada hidung, menyebabkan hidung tampak seperti bulat.
  • \r\n

  • Pembengkakan. Pembengkakan wajah dapat terjadi secara independen atau dapat menyertai tanda-tanda lain dari rosacea.
  • \r\n

\r\nTanda dan gejala rosacea dapat berkembang diluar wajah, mempengaruhi daerah seperti leher, dada, atau telinga.\r\n\r\nSumber: WebMD

Komentar

  • (will not be published)