Obat Yang Dapat Menyebabkan Tinnitus

Obat yang dapat menyebabkan tinnitus(Image courtesy of Danilo Rizzuti / FreeDigitalPhotos.net).

\r\nBanyak obat resep dan obat bebas yang dapat menyebabkan telinga berdenging (tinnitus). Apakah Anda baru saja mulai minum atau meningkatkan dosis dari obat-obat tertentu, dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya tinnitus. Efek samping yang disebabkan oleh obat-obatan dapat bervariasi antara satu orang dengan orang yang lai.\r\n\r\nObat yang dapat menyebabkan tinnitus atau membuat tinnitus memburuk antara lain:\r\n

    \r\n
  • Obat Antibiotik, seperti gentamisin, neomisin, dan streptomisin.
  • \r\n

  • Obat-obatan antidepresan, seperti amitriptyline dan nortriptyline (misalnya, Pamelor).
  • \r\n

  • Obat anti-inflamasi, seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen.
  • \r\n

  • Pil KB (kontrasepsi oral).
  • \r\n

  • Obat tekanan darah, seperti captopril (Capoten) dan ramipril (Altace).
  • \r\n

  • Obat jantung, seperti nifedipine, quinidine (misalnya, Quinaglute), propranolol (misalnya, Inderal), dan verapamil.
  • \r\n

  • Agen anestesi lokal, seperti bupivacaine, lidocaine, dan prokain.
  • \r\n

  • Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati kanker, seperti cisplatin atau taxol.
  • \r\n

  • Obat yang digunakan untuk mengobati penyakit Parkinson (baca artikel tentang penyakit parkison disini), seperti levodopa.
  • \r\n

  • Terapi radiasi pada kepala atau leher.
  • \r\n

  • Vitamin atau suplemen mineral, seperti niacin atau vitamin A.
  • \r\n

  • Pil air (diuretik), seperti bumetanide (Bumex) dan furosemide (Lasix).
  • \r\n

\r\nSumber: WebMD

Komentar

  • (will not be published)