Perawatan Kaki Penderita Diabetes

Oleh: Dr. Fajar Arifin Gunawijaya, MS, FK Universitas Trisakti, Jakarta

Diabetes melitus atau kencing manis adalah suatu penyakit dimana ditemukan kadar glukosa darah tinggi, bila berlangsung lama dapat merusak saraf, ginjal, mata dan pembuluh darah. Diabetes dapat juga menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi. Jika diabetes tidak dikendalikan dengan baik, menimbulkan kerusakan organ-organ dan juga gangguan sistem kekebalan. Problema kaki agaknya sama bagi penderita diabetes, karena sebagian besar penderita diabetes menyadari bahwa pada suatu saat ada kemungkinan mengalami gangren kaki. Dibanding dengan non diabetes, penderita diabetes lebih sering mengalami gangren kaki dan diperkirakan 17 kali lebih sering. Di Amerika Serikat, pada klinik-klinik yang besar, 5 dari 6 tindakan amputasi kaki adalah untuk penderita diabetes. Maka dapatlah dimaklumi, kaki penderita diabetes bukan hanya merupakan problema medik, tetapi juga merupakan problema ekonomi untuk penderita sendiri maupun rumah sakit.

Pada sebagian besar penderita dengan kelainan kaki diabetes, umumnya baru mencari pertolongan dokter setelah keadaan kaki sudah terlalu buruk. Berpedoman pada pencegahan jauh lebih baik dari pada mengobati, sudah selayaknya perawatan kaki harus mendapat perhatian utama. Cara terbaik untuk pencegahan ialah mengajar penderita mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan terjadinya kelainan kaki, disamping pemeriksaan kaki oleh dokter.

Berikut ini diberikan beberapa tips untuk menjaga kesehatan kaki:

  • Basuh dan keringkan kaki Anda setiap hari
  • Gunakan sabun yang lembut
  • Gunakan air hangat
  • Keringkan kulit Anda, jangan menggosoknya. Keringkan kaki Anda seluruhnya
  • Setelah membasuh kaki, gunakan lotion untuk mencegah kulit kaki pecah-pecah. Jangan gunakan lotion pada sela jari-jari Anda.

Periksa Kaki Anda Setiap Hari

  • Periksa kaki anda dari atas sampai bawah. Mintalah seseorang untuk memeriksa kaki Anda jika Anda tidak bisa melakukannya sendiri.
  • Perhatikan kekeringannya dan kulit pecah-pecah yang mungkin ada
  • Perhatikan kulit kaki yang melepuh, luka, goresan yang mungkin ada
  • Perhatikan kemerahan warna kaki, suhu yang meningkat atau kelembutan kaki pada saat Anda menyentuh kaki Anda.
  • Perhatikan kuku kaki, katimumul dan kulit kaki yang tebal dan mengeras
  • Jika kaki Anda melepuh atau terluka karena sepatu Anda, jangan mengelupas kulit kaki. Perbanlah luka Anda dan gunakan sepatu yang lain.

Perhatikan Kuku Kaki Anda

  • Potong kuku kaki sebaiknya setelah mandi, karena kuku kaki lebih lembut setelah mandi.
  • Potong kuku kaki secara lurus ke samping
  • Hindari memotong kuku sampai ke sudut jari, jika ragu, Anda bisa memintan bantuan dokter untuk memotong kuku Anda
  • Hati-hatilah saat berolah-raga
  • Gunakan sepatu yang nyaman untuk berolah raga
  • Jangan berolah raga saat kaki Anda terluka

Lindungi Kaki Anda Dengan Sepatu dan Kaos Kaki

  • Jangan pernah pergi tanpa alas kaki
  • Selalu lindungi kaki Anda dengan memakai sepatu atau sandal dengan sol yang keras
  • Jangan memakai sepatu berhak tinggi dan berujung runcing
  • Jangan menggunakan sepatu yang tidak menutup jari-jari Anda, seperti sepatu sandal. Jenis ini meningkatkan resiko luka dan infeksi pada kaki
  • Pakailah sepatu dan jenis kaos kaki yang biasa Anda pakai
  • Jangan memakai sepatu baru lebih dari satu jam dalam sekali pakai
  • Pastikan tidak ada benda tajam atau kasar di dalam sepatu sebelum Anda memakainya
  • Jangan memakai kaos kaki yang ketat
  • Gunakan kaos kaki yang terbuat dari kapas, wol, atau campuran kapas dan wol
  • Gunakan sepatu yang khusus sesuai anjuran dokter Anda
  • Gunakan sepatu yang dapat melindungi kaki dari berbagai cuaca seperti dingin, lembab, dll
  • Pastikan sepatu pas di kaki. Jika Anda mengalami kerusakan saraf, Anda mungkin tidak menyadari kalau sepatu Anda ternyata terlalu sempit
  • Lakukan tes berikut untuk mengetahui apakah sepatu anda pas di kaki:
    • Berdirilah di atas selembar kertas. (Pastikan Anda berdiri, bukan duduk, karena bentuk kaki berubah saat Anda berdiri).
    • Perhatikan garis kaki Anda dan garis sepatu Anda
    • Bandingkan keduanya: apakah sepatu terlalu sempit? Apakah kaki anda mengalami kram di dalam sepatu? Sepatu sebaiknya setengah inchi lebih panjang dari jari kaki terpanjang Anda dan selebar kaki anda.

Pilihan Sepatu yang Tepat Bagi Penderita Diabetes

  • Belilah sepatu tertutup
  • Belilah sepatu kulit yang tidak mempunyai keliman di bagian dalam
  • Pastikan sepatu 1/2 inchi lebih panjang dari jari kaki terpanjang Anda
  • Pilihlah sepatu yang lembut di bagian dalamnya dan tidak ada area yang kasar
  • Sol luar sepatu harus terbuat dari bahan yang keras
  • Carilah sepatu yang sama lebarnya dengan kaki Anda

Tips yang Aman untuk Kaki

  • Jangan menunda pengobatan jika kaki Anda mengalami masalah sekecil apapun. Ikuti petunjuk dokter dan ikuti cara pengobatan pertama terhadap kaki.
  • Konsultasikan luka kaki dan infeksi pada dokter
  • Periksa suhu air dengan siku Anda dan jangan gunakan kaki Anda
  • Jangan gunakan lapik pemanas pada kaki Anda
  • Obatilah kulit yang mengeras, atau masalah kaki lainnya ke dokter. Jangan mengobatinya dengan cara Anda sendiri
  • Jangan silangkan kaki Anda.

Semoga beberapa tips ini bermanfaat bagi penderita diabetes dan keluarganya.

6 Komentar untuk “Perawatan Kaki Penderita Diabetes”

Komentar

  • (will not be published)