Psoriasis : Bukan gatal kulit biasa

Psoriasis - Bukan Gatal Biasa(Ilustrasi dari U.S Food and Drug Administration, Department of Health and Human Services).

Perubahan pada kulit kita ternyata bisa menjadi tanda-tanda adanya gangguan sistem daya tahan tubuh.

Kenali Psoriasis

Gatal-gatal, kulit berkeropeng, biang keringat, atau kulit kemerahan merupakan gejala masalah kulit yang sering kita hadapi sehari-hari, tetapi disepelekan atau hanya diobati seadanya karena tidak banyak mengganggu keseharian kita. Namun, masalah besar menanti Anda jika beranggapan demikian pada psoriasis. Salah satu penyakit gangguan daya tahan tubuh kronis ini pernah dialami oleh Kim Kardashian dengan perburukan yang terjadi pada saat kehamilannya.

Psoriasis merupakan salah satu bentuk kelainan akibat gangguan sistem daya tahan tubuh dengan gejala utama ada pada kulit. Gangguan daya tahan tubuh tersebut menyebabkan perubahan pada berbagai struktur pada kulit, terutama peningkatan kecepatan pergantian kulit lapis luar, sehingga kulit tampak lebih tebal dan bersisik daripada orang pada umumnya. Jika pada kulit normal, siklus pergantian kulit membutuhkan waktu sekitar 28 hari, kulit penderita psoriasis dapat melakukannya hanya dalam 3-5 hari.

Rentang usia terbanyak dengan kasus ini berkisar antara 15-30 tahun, meski masih dapat terjadi juga pada anak-anak yang lebih muda dan orang tua. Ada pun mereka yang dikatakan berisiko mengalami psoriasis meliputi obesitas, pengguna alkohol, dan perokok. Psoriasis juga dapat dicetuskan oleh obat-obatan tertentu (contoh: obat malaria, antihipertensi, atau litium), cuaca dingin, stress, dan infeksi (terutama kulit dan saluran nafas). Keterkaitannya dengan genetik mengakibatkan faktor keturunan memiliki peranan besar dibandingkan risiko lainnya, terutama jika kelainan sudah muncul pada usia dini.

Pada tahap dini, memang psoriasis terkesan hanya merupakan masalah kosmetik semata, tetapi dalam perkembangannya, penyakit ini dapat memunculkan gejala serius pada organ dalam tubuh. Salah satu keluhan yang paling sering menjadi komplikasi dari psoriasis ini adalah sendi dan kuku. Gangguan sendi dapat muncul sekitar 10 tahun sesudah diagnosis psoriasis ditegakkan tanpa pengobatan yang memadai. Masalah sendi tersebut dapat berlanjut hingga mencapai tulang dan peradangan pada jaringan penghubung otot dan tulang sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari oleh karena kekakuan maupun nyeri yang ditimbulkannya.

Gejala-gejala Psoriasis

Awal munculnya penyakit ini memang hanya kemerahan yang menimbul pada permukaan kulit. Namun, penyakit ini cukup khas dengan tampilan kulit kemerahan dengan sisik tebal berwarna keputihan pada permukaannya. Sisi kulit yang paling sering terkena terkesan simetris dan ada pada sisi ekstensor: sisi depan kedua tungkai, sisi belakang kedua lengan, siku, lutut, atau punggung. Namun, temuan tersebut tidak cukup untuk mencurigai kemunculan psoriasis.

Perburukan, seperti pada kasus Kim Kardashian, memang dapat terjadi oleh karena faktor stress dan mekanik. Stress yang dimaksud tidak hanya terbatas pada beban pikiran yang sedang Anda hadapi, tetapi juga keadaan sakit yang sedang diderita. Garukan berulang pada kulit diikuti dengan munculnya kulit kemerahan bersisik dalam beberapa hari turut menjadi penanda penguat diagnosis psoriasis. Bintik perdarahan akibat garukan pada sisik tebal tersebut pun menjadi tanda khas psoriasis (disebut tanda Auspitz) oleh karena lapisan kulit dalam yang mengandung banyak pembuluh darah menjadi lebih menonjol dan terletak dekat dengan permukaan kulit lapis luar yang menipis.

Atasi Psoriasis

Perlu dipahami bahwa pengobatan psoriasis bertujuan untuk menekan dan mengendalikan gejala yang ditimbulkannya seiring kesembuhan sempurna belum dapat dicapai pada saat ini. Pengobatan psoriasis pada umumnya menggunakan salep jenis steroid yang hanya diperbolehkan pembeliannya melalui resep dokter mengingat efek sampingnya jika salah cara pemakaiannya. Kegagalan pengobatan dengan salep tersebut ditindaklanjuti oleh dokter dengan pengobatan yang lebih intensif, seperti obat minum pengendali daya tahan tubuh hingga penggunaan sinar ultraviolet yang tentu biayanya tidak sedikit. Asupan vitamin D dari sinar matahari dapat membantu pengobatan psoriasis, tetapi jangan sampai terjadi luka bakar pada kulit karena peradangan yang ditimbulkannya justru memperberat psoriasis.

Belum adanya pencegahan efektif pada penyakit tersebut bukan berarti Anda harus berpasrah terkena psoriasis. Seiring dengan hubungannya antara faktor genetik dan pajanan lingkungan, tentunya tidak semua orang dengan faktor risiko psoriasis akan mengalami psoriasis. Oleh karena itu, ada beberapa tindakan pencegahan yang dapat mengurangi kemungkinan munculnya psoriasis. Menghindari pencetus psoriasis (stress, obat-obatan, merokok, trauma, garukan berulang, dsb) menjadi tindakan pencegahan utama. Oleh karena kulit yang kering dapat mencetuskan rasa gatal yang memicu keinginan menggaruk, penggunaan pelembab dibenarkan.

Mandi air hangat dan penggunakan pakaian berbahan katun juga direkomendasikan oleh asosiasi dokter kulit di Amerika (American Academy of Dermatology). Kesembuhan spontan pun masih memungkinkan pada beberapa kasus psoriasis. Oleh karena itu, penting adanya bahwa pengendalian stress serta kesehatan kita secara umum dalam mencegah penebalan kulit yang ditimbulkan psoriasis, terutama mereka yang menginjak usia pubertas dan produktif. Konsultasi dini pada dokter sedini mungkin tentu dapat Anda pertimbangkan bila Anda menemui gejala-gejala di atas tanpa perbaikan berarti.

Penulis: Naldo Sofian (Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia)

Sumber: Fitzpatrick’s Color Atlas & Synospis of Clinical Dermatology; Yayasan Psoriasis Indonesia; PsoriasisNet; Medscape; Hollywood Life

10 Komentar untuk “Psoriasis : Bukan gatal kulit biasa”

  1. Yuni

    Selamat Siang, Dok. Saya mw bertanya, seluruh badan saya gatal seperti ada biang keringat, kadang sampai luka karena tergaruk. Gatalnya sampai ke kepala, kepala saya juga banyak luka karena tergaruk. Kadang di bagian tertentu, ada bentol kecil yang kalau digaruk menjadi besar. Kira-kira saya kenapa ya, Dok? Terima kasih.

    Reply
  2. joko saputro

    selamat siang dok
    saya mau bertanya , kalau di bagian punggung kaki itu sering gatal setelah saya periksakan kata dokter yang memeriksa itu jamur kulit
    bagaimana cara mengobati jamur kilut itu dok ?
    terima kasih

    Reply
    • admin

      Selamat Siang,

      Terima kasih sudah mengunjungi Dokita.
      Kalau yakin janur kulit maka perlu minum obat dan oles salep anti jamur, yang tentunya perlu resep dokter. Selain itu, tetap perlu menjaga higienis kaki, kaus kaki dan sepatu serta perlu dibawah pemantauan berkala oleh dokter.

      Salam Sehat Selalu,

      Tim Dokita.
      Jangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

      Reply
      • joko saputro

        selamat pagi dok
        saya menderita gatal-gatal tapi hanya pada waktu malam saja dan letak gatalnya pun berpindah-pindah
        yang saya mau tanyakan penyakit apakah yang saya derita dok
        dan apakah obat yang dapat menyembuhkannya ?
        terima kasih

        Reply
        • admin

          Selamat Siang,

          Terima kasih sudah mengunjungi Dokita.
          Dari data yang disampaikan, perlu dicari dulu apa pemicu gatal tersebut, misal apakah akibat alergi, infeksi misalnya jamur atau ada penyakit tertentu seperti diabetes. Penanganan yang tepat tentu berbeda tergantung dari penyebabnya. Agar penanganan tepat dan tuntas, kami sarankan periksa ke dokter untuk evaluasi dan kalau perlu cek laboratorium dan test alergen.
          Coba baca juga artikel Dokita tentang Diabetes di: http://dokita.co/blog/diabetes-mellitus-penyakit-kencing-manis/

          Salam Sehat Selalu,

          Tim Dokita.
          Jangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

          Reply
  3. joko saputro

    selamat pagi dok
    saya menderita gatal-gatal tapi hanya pada waktu malam saja dan letak gatalnya pun berpindah-pindah
    yang saya mau tanyakan penyakit apakah yang saya derita dok
    dan apakah obat yang dapat menyembuhkannya ?
    terima kasih

    Reply
    • admin

      Selamat Siang,

      Terima kasih sudah mengunjungi Dokita.
      Dari data yang disampaikan, perlu dicari dulu apa pemicu gatal tersebut, misal apakah akibat alergi, infeksi misalnya jamur atau ada penyakit tertentu seperti diabetes. Penanganan yang tepat tentu berbeda tergantung dari penyebabnya. Agar penanganan tepat dan tuntas, kami sarankan periksa ke dokter untuk evaluasi dan kalau perlu cek laboratorium dan test alergen.
      Coba baca juga artikel Dokita tentang Diabetes di: http://dokita.co/blog/diabetes-mellitus-penyakit-kencing-manis/

      Salam Sehat Selalu,

      Tim Dokita.
      Jangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

      Reply
  4. joko saputro

    selamat siang dok
    saya pernah periksa ke dokter dan kata dokter saya cuma biduran dok
    apa yang menyebabkan biduran dok ?
    dan apa obat agar tidak biduran lagi ?
    terima kasih

    Reply
    • admin

      Selamat Malam,

      Terima kasih sudah mengunjungi Dokita.
      Kalau yakin biduran, berarti ada alergi sehingga harus dicari pemicu alergi/alergen dan setelah tahu pemicunya maka perlu usahakan hindari pemicu tersebut agar tidak kambuh.
      Untuk kepastian, kami sarankan periksa ke dokter spesialis kulit untuk evaluasi dan kalau perlu lakukan tes alergen di klinik alergi
      Coba baca juga artikel Dokita tentang alergi di: http://dokita.co/blog/tag/alergi/

      Salam Sehat Selalu,

      Tim Dokita.
      Jangan lupa untuk berbelanja sehat di store kami http://www.dokita.co/store

      Reply
  5. Lancaster

    dok saya punya gatal2 di pantat.. kurang lebih satu tahun lebih ga sembuh2.. itu karena apa ya? jamur? saya sudah pakai salep jamur tapi ga berhasil sembuh.. pernah mereda tp bbrp bulan kemudian timbul lagi..

    Reply

Komentar

  • (will not be published)

 

E-Klinik E-Klinik