Resep Anti Lemas Saat Berpuasa

Resep Anti Lemas Saat Berpuasa\r\nApakah Anda suka lemas saat menjalankan ibadah puasa? Berikut ini 7 resep anti lemas saat berpuasa yang dapat Anda coba:\r\n

Atur Pola Makan

\r\nPuasa sebenarnya hanya mengubah jam makan. Sahur sebagai pengganti sarapan pagi, berbuka sebagai pengganti makan siang, dan setelah tarawih sebagai pengganti makan malam. Kuncinya, jangan terlalu banyak  mengkonsumi makan saat berbuka, konsumsi makanan berat selepas tarawih, dan jangan melewatkan sarapan sahur.\r\n

Menu Berbuka

\r\nSetelah berpuasa selama 14 jam, kadar glukosa akan semakin sedikit menjelang buka puasa. Karena itu, saat berbuka kita butuh  makanan yang bisa menaikkan gula darah dengan cepat. Pilihannya adalah makanan yang manis namun tidak tinggi gula seperti kurma, air kelapa murni, susu, atau segelas jus.\r\n\r\nKurma mengandung glukosa tinggi dan vitamin kompleks yang dibutuhkan tubuh. Glukosa dalam kurma mudah diserap sehingga bisa menaikan kadar gula darah dengan cepat.\r\n\r\nMakanan atau minuman manis juga baik untuk berbuka puasa. Namun gunakan gula aren atau madu sebagai pemanis, jangan gula pasir atau gula diet yang mengandung aspartan. Buah pisang bagus untuk berbuka karena pisang adalah sumber kalium, magnesium, dan karbohidrat.\r\n\r\nHindari berbuka dengan minuman yang dingin karena akan membuat perut yang kosong menjadi kembung. Air dingin akan membuat asam lambung meningkat.\r\n\r\nSetelah berbuka, meminum takjil (manisan), sebaiknya jangan langsung makan nasi atau makanan berat lainnya. Perut butuh istirahat untuk menyesuaikan diri. Selama waktu istirahat, Anda bisa menjalankan shalat Maghrib terlebih dahulu.\r\n

Menu Setelah Tarawih

\r\nMakanan besar atau menu utama, sebaiknya dikonsumsi setelah sholat maghrib setelah pencernaan beristirahat atau sekitar 30 menit setelah berbuka. Menu berbuka seharusnya mengandung karbohidrat, vitamin, lemak, protein, dan mineral. Nasi merah, sayuran dan buah-buahan cocok untuk menu berbuka. Hindari makanan yang tinggi kalori dan berlemak tinggi seperti makanan bersantan, gulai, atau gorengan.\r\n\r\nSebagai penutup anda bisa mengonsumi buah, jus atau makanan ringan lainnya untuk menambah tenaga dan persiapan puasa besok. Minum air putih sebanyak 3-4 gelas untuk memenuhi kebutuhan cairan\r\n

Menu Sahur

\r\nJangan lewatkan makan sahur karena sahur merupakan hal yang sangat penting untuk memberikan tenaga dalam menjalankan aktivitas berpuasa.\r\n\r\nPilih menu utama yang terdiri dari karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, spageti, roti gandum, oatmeal, atau bubur kacang hijau dengan gula aren.  Jenis karbohidrat ini lebih tahan lama dalam membuat gula darah stabil, sehingga mood menjadi relatif lebih baik.\r\n\r\nNasi merah kaya nutrisi dan padat serat. Nasi merah juga mengandung karbohidrat kompleks yang dicerna secara bertahap sehingga membantu tubuh mempertahankan rasa kenyang yang lebih lama sehingga kita tidak mudah lapar saat puasa.\r\n\r\nHindari makanan berlemak karena hormon insulin tubuh akan berlebihan. Insulin akan mempercepat turunnya kadar gula darah dan ini membuat Anda cepat lapar.\r\n\r\nJangan lupa serat, baik dari sayur atau buah. Kurang makan protein dan sayur saat sahur dapat menghambat proses metabolisme, yang pada akhirnya dapat menyebabkan lemas dan lemah. Sumber protein lainnya yang baik bagi tubuh berasal dari daging ikan.\r\n\r\nSebagai penutup minum air secukupnya, buah-buahan, jus buah tanpa gula atau air kelapa. Karena ketika tidur tubuh kita kehilangan berat 1-2 kg, dan itu adalah air.  Selain itu, batasi asupan teh dan kopi karena dua asupan ini membuat metabolism berjalan cepat sehingga cepat haus.\r\n

Makan dengan Porsi Normal

\r\nMakanlah dengan porsi normal, seperti hari-hari biasanya. Makan yang berlebihan akan membuat perut kekenyangan dan tidak nyaman. Asupan makanan yang terlalu banyak, juga bisa membuat tubuh dehidrasi lebih cepat. Juga jangan makan terlalu sedikit, karena tubuh akan kekurangan cadangan energi sehingga tubuh bisa lemas dan sulit berkonsentrasi kerja.\r\n

Tidur Cukup

\r\nDalam banyak kasus, orang mengantuk saat puasa bukan karena tidak makan tetapi karena kurang tidur.  Dengan tidur yang cukup dan polanya teratur, puasa tidak perlu jadi alasan untuk mengantuk. Selain itu kebanyakan tidur juga bisa membuat tubuh menjadi lemas.\r\n

Aktifitas Fisik

\r\nTetap melakukan aktifitas fisik yang ringan dan berolaraga teratur. Berolahraga kecil di depan rumah setelah sholat subuh sambil menghirup udara segar akan membuat tubuh lebih segar dan bugar.\r\n\r\nNara Sumber: dr.Nany Leksokumoro, MS,Sp.GK,  Dokter Spesialis Gizi Klinik  dari RS Graha Kedoya, Jakarta Barat

Komentar

  • (will not be published)