Sayuran Lebih Baik Dimasak Atau Mentah?

Sayuran Lebih Baik Dimasak Atau Mentah(Image courtesy of Supertrooper / freedigitalphotos.net)

\r\nMungkin Anda pernah bertanya-tanya bagaimana sih cara menyiapkan sayuran yang baik agar kandungan gizinya maksimal? Jawaban pertanyaan tersebut tidak mudah, karena ada beberapa sayuran yang kandungan gizinya maksimal ketika dimasak, sedangkan beberapa jenis yang lain tidak perlu dimasak untuk mengeluarkan gizi yang dikandung sayuran tersebut. Dibawah ini ada beberapa jenis sayuran dan bagaimana cara yang baik untuk mendapatkan kandungan gizi yang maksimal.\r\n

Bawang

\r\nCukup diiris dan dimakan mentah. Anda mendapatkan lebih sedikit phytonutrient allicin, yaitu bahan yang dapat mengurangi rasa lapar, ketika bawang dimasak. Namun, bawang juga mengandung flavonoid yang dikenal sebagai quercetin,  yang memiliki sifat anti inflamasi. Jumlah total flavonoid dapat ditingkatkan dengan dimasak. Bawang kuning dan bawang merah kuning mengandung lebih banyak flavonoid daripada bawang putih. Bawang cukup ditumis atau dipanggang selama lima menit, karena jika lebih lama dari itu , bawang mulai kehilangan nutrisinya.\r\n

Brokoli

\r\nDimakan mentah. Jika dimasak, hal ini akan menonaktifkan myrosinase, yaitu enzim yang membantu membersihkan hati Anda dari karsinogen. Brokoli atau sayuran cruciferous lainnya, seperti kubis, kembang kol, kale, dan kubis brussel adalah beberapa contoh sayuran yang baik untuk dimakan secara mentah atau dimasak.\r\n\r\nBrokoli mentah mengandung enzim myrosinase, yang terurai menjadi sulforaphane, yaitu senyawa yang membantu mencegah kanker dan ulcer perut. Myrosinase ini rusak jika dimasak. Namun, senyawa indole dalam sayuran cruciferous akan terbentu jika dimasak. Senyawa ini adalah phytonutrient yang melawan sel-sel pra kanker sebelum berubah menjadi ganas.\r\n

Beet

\r\nDimakan mentah. Beet kehilangan lebih dari 30 persen kandungan foliate ketika dimasak. Dengan dimakan mentah, kandungan senyawa otak ini dapat tetap tersimpan.\r\n

Jamur

\r\nDimakan dengan dimasak dulu. Apakah jamur dimasak, ditumis, direbus, dipanggang atau dibakar, kandungan kalium yang bagus untuk pembentukan otot akan lebih banyak keluar.\r\n

Paprika Merah

\r\nDimakan mentah. Kandungan vitamin C paprika merah rusak ketika dipanggang, digoreng, atau dibakar di atas suhu 370 derajat. Kandungan vitamin C paprika merah tinggi, dan nutrisi ini larut dalam air. Jika paprika merah direbus atau dimasak, vitaminnya akan larut dalam air. Cara terbaik mendapatkan kandungan gizi maksimal dari paprika merah adalah dimakan mentah.\r\n

Bayam

\r\nDimakan dengan dimasak dulu. Bayam yang dimasak membuat Anda menyerap lebih banyak zat besi, kalsium dan magnesium. Bayam mentah tetap baik, namun tubuh Anda lebih mudah menyerap kandungan kalsium dengan dimasak terlebih dahulu. Kalsium sangat penting untuk gigi dan kekuatan tulang Anda. Jadi pastikan Anda mendapatkan gizi maksimal dari bayam. Sebaiknya bayam dikukus daripada direbus untuk menghindari hilangnya nutrisi.\r\n

Tomat

\r\nDimakan dengan dimasak dulu. Terkejut? Ya, ketika Anda makan tomat yang dimasak, tubuh Anda menyerap lebih banyak lycopene. Tomat mengandung lycopene, yaitu antioksidan yang terkait dengan pencegahan kanker dan penyakit kronis lainnya. Para peneliti telah menemukan bahwa molekul lycopene berubah bentuk tomat, sehingga lebih mudah dimanfaatkan oleh tubuh. Jumlah lycopene dalam tomat lebih tinggi dan diserap lebih baik oleh tubuh setelah dimasak dengan sedikit minyak, dan diolah daripada dimakan segar atau mentah.\r\n

Wortel

\r\nWortel mentah mengandung polifenol, yaitu bahan kimia dengan sifat antioksidan, dan dipercayai mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung. Kandungan polifenol hancur jika wortel direbus, begitu juga jika dimasak, yang juga mengurai kandungan vitamin C dalam wortel. Vitamin C ini mudah terdegradasi bila terkena panas. Namun, wortel yang dimasak dipercaya menyediakan antioksidan ß – karoten lebih banyak daripada wortel mentah. Tubuh Anda mengkonversi antioksidan tersebut menjadi vitamin A.\r\n

Bawang Putih

\r\nKhasiat bawang putih berkurang ketika dimasak karena panas mengurangi jumlah allicin, sehingga yang terbaik adalah menambahkan bawang putih sesaat sebelum Anda selesai memasak dibandingkan ditambahkan dari awal. Bawang putih mengandung bahan kimia yang mengendurkan pembuluh darah, membantu melindungi Anda dari serangan jantung. Bahan kimia tersebut berkurang jika bawang putih dimasak, sehingga lebih baik untuk dinikmati mentah.\r\n\r\nSumber: Fitnea.com

4 Komentar untuk “Sayuran Lebih Baik Dimasak Atau Mentah?”

  1. erda meikeyana

    biasanya saya makan brokoli yang dimasak, lalu apa kandungan yg ada di brokoli benar2 hilang?

    Reply

Komentar

  • (will not be published)